8 November 2019

FPI Larang Bupati Bangka Barat Ucapkan 'Assalamualaikum' Pada Umat Islam

Sejumlah anggota Front Pembela Islam (FPI) Bangka Belitung, mendatangi Kantor Bupati Bangka Barat, Selasa siang (5/11/2019). Mereka meminta agar Bupati Bangka Barat, Markus, tidak lagi memberikan sambutan di acara agama Islam dan tidak melaksanakan Maulid Nabi tanggal 11 November 2019 nanti di Rumah Dinas Bupati Bangka Barat.
Kedatangan rombongan FPI (Front Pembela Islam) ini disambut oleh Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Barat, Effendi, dan Kepala Bagian (Kabag) Sosmas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat, Sumarsi, di ruang tamu Sekda Bangka Barat.
"Dari saya mungkin langsung direspons Pak Fendi kita diskusikan di sini, Maulid tanggal 11 kita tidak alergi Pemda ngadakan Maulid. Cuma kita kan sepakat beberapa hal tadi," kata Habib Sholeh yang juga disebut-sebut sebagai Imam Besar FPI Bangka Belitung.
"Agama ada aturan, birokrasi ada aturan. Jangan dipaksakan bertabrakan jadi harus saling menghargai, masalah acara Maulid Nabi itu kan beda, apa yang mau disambung kalau beda agama," tutur Habib Sholeh.
Menanggapi pernyataan itu, Plt Sekda Bangka Barat Effendi  menerangkan hal itu tidak dapat dilakukan karena sudah menjadi agenda rutin pemerintah daerah dan memandang Markus sebagai Bupati Bangka Barat atau pemimpin Bangka Barat.
"Kadang-kadang mungkin kepala daerah yang dapat dikatakan non-muslim memang riskan lah terhadap masalah agama. Tapi yang kami lakukan ini menjalankan masalah agama ini tadi mungkin kalian tadi risih seorang kepala daerah hadir, apalagi memberi sambutan apalagi di suatu kegiatan yang sakral. Kalau kami pada prinsip apa yang ada di agenda pemerintah daerah kami jalankan," jelas Effendi.
Audiensi sempat berlangsung alot dan terjadi perdebatan ringan, karena pihak FPI  menginginkan setiap agenda agama Islam agar diwakili saja oleh pejabat yang juga beragama Islam. Dan juga meminta Bupati Bangka Barat untuk tidak lagi mengucapkan  'Assalamualaikum' atau ucapan salam umat Islam ketika pidato.
Baca berita selengkapnya di link bawah ini;https://kumparan.com/babelhits/fpi-minta-bupati-babar-tak-beri-kata-sambutan-dalam-acara-keagamaan-1sCBeqbDWLP