31 August 2019

Hukum Berdoa Di Akhir Tahun Dan Di Awal Tahun

Tradisi membaca doa (di) akhir tahun dan (di) awal tahun baru hijriyah yang biasa dilakkan di Indonesia bagaimana hukumnya? Apakah bisa dibenarkan secara syariah? Apakah ada dalil Quran dan hadits? Ataukah termasuk bid'ah? Kalau bid'ah apakah bid'ah hasanah atau dholalah?

Kalau dalil yang dimaksud di atas adalah dalil Quran dan hadits, maka jawabnya tidak ada dalil dari Al-Quran dan hadits yang secara spesifik menjelaskan tentang doa awal dan akhir tahun. Karena tahun hijriyah itu sendiri baru ada pada masa Khalifah Umar bin Khattab.


Namun, kalau dalil tersebut adalah boleh atau tidaknya berdoa di akhir dan awal tahun, maka jelas boleh karena tidak ada larangan bagi siapapun untuk berdoa kapanpun dan di manapun. Jadi, ini termasuk dalam kategori bid'ah. Dan ulama dari keempat madzhab sepakat bahwa bid'ah itu ada yang baik dan ada yang buruk.

Yang tidak mau menerima adanya bid'ah hasanah hanyalah kaum Wahabi radikal. Berdoa di awal dan akhir tahun termasuk bid'ah yang baik karena tidak berlawanan dengan syariah.

Di samping itu ada hadits menyatakan bahwa Nabi biasa berdoa pada setiap awal bulan. Dalam hadits hasan riwayat al-Darimi dan al-Tirmidzi dari Tolhah bin Ubaidillah ia berkata:

عَنْ طَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللهِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا رَأَى الْهِلاَلَ قَالَ: " اَللهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَاْلإِيْمَانِ وَالسَّلاَمَةِ وَاْلإِسْلاَمِ رَبِّيْ وَرَبُّكَ اللهُ "

Artinya: Dari Thalhah bin Ubaidillah, bahwa Nabi apabila melihat hilal (bulan pada tanggal 1, 2 dan 3), maka beliau berdoa: “Ya Allah, perlihatlah bulan ini kepada kami dengan kebahagiaan, keimanan, keselamatan dan keislaman. Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah.

Hadits ini bisa menjadi analogi (qiyas) bagi yang suka berdoa setiap awal tahun dan akhir tahun.

Sumber:
https://www.alkhoirot.net/2015/11/hukum-doa-awal-dan-akhir-tahun.html