Berkeinginan Wafat Di Hari Selasa, Allah SWT Kabulkan Permintaan Mbah Moen

Aku tulis ini dengan menangis karena ditinggal Beliau, tetapi semoga tulisan ini menjadi pelepur duka karena ditinggal Syaikhona Maimoen Zubair.

Ahad adalah salah satu nama hari. Sebagai pengingat bahwa yang esa dan tunggal adalah Allah SWT. Salah satu nama lain Allah SWT adalah Ahad.


Nabi Muhammad SAW adalah Nabi yang dilahirkan dan wafat pada hari Senin. Senin adalah hari kedua urutan hari. Untuk bisa mengenal Allah SWT harus dengan perantara Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu, pertama harus mengenal "La ilaha illallah", setelah itu yang kedua harus mengenal "Muhammadur Rasulullah".

Rasulullah SAW mewariskan kepada umatnya bukan berupa harta, akan tetapi berupa ilmu agama. Orang yang memiliki ilmu agama adalah pewaris para Nabi. Mereka adalah para Ulama.

Oleh karena itu setelah mengetahui Ahad, Muhammad, maka harus mengetahui haq-haq para ulama. Mereka adalah sebagai saksi akan keesaan Tuhan.

ﺷﻬﺪ ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻧﻪ ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ ﻫﻮ ﻭﺍﻟﻤﻼﺋﻜﺔ ﻭﺃﻭﻟﻮ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﻗﺎﺋﻤﺎ ﺑﺎﻟﻘﺴﻂ

Allah menjadikan gunung pada hari Selasa. Menurut bahasa jawa kuno, gunung disebut "Giri". Fungsi gunung sebagai penopang atau paku bumi. Para ulama pun berfungsi sebagai gunung atau paku bumi.

ﻭﺍﻟﺠﺒﺎﻝ ﺃﻭﺗﺎﺩﺍ

Nabi Muhammad SAW wafat pada hari Senin. Ulama pewaris para Nabi kebanyakan meninggal pada hari Selasa, satu hari setelah hari Senin. Untuk mengenal para Nabi tentu melalui Ulama. Maka Di Pondok Pesantren Al-Anwar, Sarang, Rembang tiap hari selasa kegiatan ngaji bandungan diliburkan, dan diganti dengan membaca Yasin tiap ba'da Maghrib dan ba'da shubuh malam Selasa. Serta diganti dengan kegiatan ngaji kitab yang berbeda pada hari-hari biasanya. Hal itu untuk mengenang hari wafatnya para ulama.


Saya sangat ingat bahwa Syaikhona Maimoen Zubair jauh hari sudah berkeinginan untuk meninggal pada hari Selasa. Dan pada hari ini, Selasa Pon, 5 Dzulhijjah 1440 H/ 6 Agustus 2019 M. Syaikhona Maimoen Zubair wafat di Makkah. Sebelumnya Beliau menginap di hotel Darul Ayman lantai 19. 19 adalah jumlah huruf penyusun kalimat:

ﺑﺴﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﺍﻟﺮﺣﻴﻢ

Seolah isyaroh bahwa kepergian beliau dengan membawa nama Allah SWT. Mari kita ikhlaskan kepergian beliau dengan membaca:
ﺑﺴﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﺍﻟﺮﺣﻴﻢ .

Ditulis di Kramatsari, oleh: Kanthongumur (Mbah Wali)

https://facebook.com/story.php?story_
fbid=1439512852868776&id=100004302244939

1 Response to "Berkeinginan Wafat Di Hari Selasa, Allah SWT Kabulkan Permintaan Mbah Moen"

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel