11 April 2019

Santri Cinta NKRI Siap Memenangkan PKS

Dalam pemilihan umum (Pilpres dan Pileg) mungkin kita berbeda pilihan, namun saya berharap kita mempunyai satu kesamaan, yaitu kita cinta Indonesia. Kita semua ingin Indonesia menjadi negara yang maju, makmur, dan unggul dalam berbagai bidang.


Segala sesuatu akan berkembang atau hancur tergantung pada kepemimpinan. Di dalam kepemimpinan ada banyak teori dan pengetahuan yang bisa dibahas. Dalam buku "Leadership Challenge' yang ditulis oleh Kouzes dan Posner berdasarkan penelitian, kriteria utama seorang pemimpin yang diharapkan oleh pengikutnya adalah sifat jujur. Maka seorang pemimpin harus bertindak berdasarkan kejujuran dan keterbukaan. Pemimpin yang memanipulasi kebenaran hanya untuk mendapatkan dukungan semata, akan menuai akibatnya. Sejarah politik nasional dan dunia pun telah mencatat banyak peristiwa terkait dengan hal ini. Tidak ada kebusukan yang akan tersimpan rapi selamanya. Cepat atau lambat semuanya akan terbuka.

Dalam kepemimpinan ada dua hal terpenting, yaitu karakter dan keterampilan. Karakter adalah keterampilan halus atau soft skills yang mutlak dimiliki oleh seorang pemimpin, seperti sifat jujur, berani, disiplin, dan tanggung jawab. Sementara keterampilan yang saya maksud adalah keterampilan dasar atau core skills yang perlu dimiliki oleh seorang pemimpin. Di antaranya keterampilan berkomunikasi, membangun visi, menyusun goal, menangani konflik, membangun tim yang solid, dan mengambil keputusan.

Dan sekarang mari membahas bagian-bagian terpenting dari kepemimpinan yang terkait pemimpin, serta mengapa harus memilih untuk memenangkan PKS?

PKS Jujur Dan Sederhana
Kejujuran dan kesederhanaan adalah dua karakter penting seorang pemimpin. Selama ini PKS sudah menunjukkan kedua sifat tersebut. Mimik, gestur, nada suara dan pandangan mata beliau saat berbicara ataupun berpidato mampu meyakinkan saya dan banyak rakyat Indonesia, bahwa beliau berkata-kata dengan jujur. Melalui internet dan media sosial, kita bisa menyaksikan hampir semua aktivitas dan kehidupan PKS yang jauh dari kemewahan.

PKS Mengutamakan Kepentingan Rakyat
Kepentingan rakyat di atas semua kepentingan pribadi, partai, ataupun golongan-golongan tertentu sangatlah berarti bagi kepemimpinan negara saat ini. Tentu menjadi hal yang sulit bagi seorang presiden di Indonesia yang diusung oleh partai.

Berbagai agenda partai selalu menjadi tantangan untuk diselaraskan dengan agenda bangsa. Saya melihat PKS masih konsisten menempatkan rakyat di atas segalanya. Walau kadang keputusannya tak selalu bisa menyenangkan semua pihak, tetapi saya yakin keputusan itu pasti dibuat berdasar analisa yang berpihak pada rakyat dan tujuan akhir yang penuh pertimbangan. Tentu saja PKS bisa mengambil keputusan yang salah. Namun niat yang baik akan selalu menemukan jalannya. Semua tergantung dari cara kita memandang, ada plus dan minus.

PKS Cerdas Dan Memiliki Visi ke Depan
Melihat sepak terjang dan manuver PKS memang menarik, kadang menimbulkan senyum geli. Tapi itulah PKS, Cerdas, berkelas, dan memiliki visi ke depan untuk Indonesia, selalu menekankan pembangunan. Walau mungkin, sekali lagi, tak sepenuhnya bisa memuaskan semua orang. Namun, siapa yang bisa menangani carut marut dan korupsi yang sudah mengakar puluhan tahun di negara ini? Saya yakin PKS-lah saat ini yang paling tepat.

PKS Kerja Keras, Kerja Cerdas Dan Kerja Tuntas
Saya suka slogan yang sering PKS kemukakan, yaitu Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Tuntas! Ya, hanya dengan kerja keras dan kerja cerdas kita bisa bersama-sama membangun bangsa dengan tuntas. Wacana dan kata-kata belaka tak akan memberikan perubahan. Saya suka juga gaya PKS dalam menyusun tim kerjanya. Mengganti orang-orang yang tak becus kerja dengan para tim yang siap turun ke bawah, mengikuti aksi PKS. Indonesia saat ini butuh pemimpin yang bisa menjadi contoh dan teladan, tak hanya sekedar gagah dan mempesona banyak orang. Kerja nyata selalu bisa dijadikan contoh yang menginspirasi dan diikuti banyak orang. Politik pencitraan sudah basi. Citra akan terbentuk dari kerja nyata.

PKS Dicintai Rakyat
Mungkin ada yang protes dengan alasan ini. Terutama bagi anda yang anti-PKS. Saat ini salah melihat PKS bisa menjadi pemimpin di Indonesia yang begitu dicintai rakyat dengan tulus. Ini adalah bekal penting bagi pemimpin untuk menjalankan tugasnya. PKS di mata saya tampak begitu manusiawi, membumi, bisa disentuh, dan menyentuh hati banyak orang. Pemimpin yang dicintai akan mendapatkan semua yang dibutuhkan dari rakyatnya. Rakyat akan rela berkorban dan bersama-sama membangun negeri.

PKS Muslim Nasionalis
Bagi Indonesia yang sebagian rakyatnya beragama Islam tentu sangat logis jika memilih pemimpin yang muslim. Namun demikian, Indonesia bukanlah Negara Islam. Indonesia mempunyai dasar Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Terlebih kondisi saat ini ketika ada pihak-pihak yang ingin merongrong kedaulatan Pancasila sebagai dasar negara. Agenda untuk menampilkan sosok nasionalis menjadi sangat penting dan mendesak. PKS lebih mengedepankan prinsip kesatuan dalam keberagaman, dibandingkan perpecahan dalam penyeragaman.

• PKS berkarakter santri (taat beragama, tegas, jujur, sederhana, rendah hati dan dekat dengan rakyat).
• PKS menetapkan Hari Santri Nasional yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober.
•PKS menetapkan program beasiswa pesantren yaitu kuliah gratis di dalam dan luar negeri bagi para santri.
• PKS sangat peduli dan ta’dzim kepada ulama dan selalu dekat dengan ulama.
• PKS mengadakan program pembangunan ekonomi pesantren, di antaranya program pesantreneurship dan santripreneur.
• PKS berhasil mempromosikan dunia olahraga ke pesantren, yaitu Program Liga Santri Nusantara (LSN). Dimana penyerang Timnas U-19 adalah santri alumni pesantren Al-As‘ariyah Banten yang berhasil mewakili santri di kancah sepak bola nasional.
• Wakil yang dipilih PKS adalah penggagas Ekonomi Syariah Nasional, sangat layak mendampingi PKS guna memperkuat basis ekonomi keummatan.
• PKS aktif memperjuangkan kepentingan dunia Islam, dengan diselenggarakannya Konferensi Ulama dan Cendekiawan Muslim Dunia tentang Islam Wasathiyah serta konsisten memperjuangkan kemerdekaan Palestina, Perdamaian di Afganistan dan Rohingya.
~ PKS masuk dalam tokoh muslim paling berpengaruh di dunia versi The Royal Islamic Strategic Studies Centre, menjadi bukti bahwa sumbangsih PKS terhadap umat Islam sangatlah besar.
Jadi, tanpa rasa ragu seorang santri harus memilih PKS. Seorang santri harus semakin mantap untuk memenangkan PKS.

Mari di hari Rabu depan, 17 April 2019 kita putihkan TPS untuk memilih dan memenangkan PKS (Presiden Kosong Satu), Joko Widodo yang berpasangan dengan KH. Ma'ruf Amin, pasangan Nasionalis Relijius, Umaro & Ulama yang bergandengan tangan demi memajukan Indonesia...

#01IndonesiaMaju

Abdir Rahman
Tanah Rantau, 11 April 2019. 01:01 WITA