Habib Utsman, Tokoh NU Yang Menghayati Keindonesiaan

Tokoh NU asal Bandung, Jawa Barat Habib Utsman Al-Aydarus (Rais Syuriyah PWNU Jabar 1960-1970) ketika masa muda, berguru kepada kiai-kiai asal Sunda semisal KH Ahmad Syatibi Gentur, Cianjur. Bukan sebentar, tapi sampai 5 tahun. Kemudian setelah menjadi pemuka agama dia berteman dengan kiai-kiai dan warga Sunda.


Rais ‘Aam Idaroh Aliyah Jam'iyyah Ahlith Thariqah Al Mu'tabarah An Nahdliyyah (JATMAN) Habib Luthfi memiliki seorang kakek yang pernah berguru kepada KH Sholeh Darat (Semarang).

Hal serupa dialami Habib Anis Sholeh Ba’asyin. Karena ia tinggal di Pati, Jawa Tengah, ia berguru kepada kiai di daerah itu. Sejak kecil ia menghayati kejawaan karena bergaul dengan anak-anak Jawa.

“Kemampuan menjawa saya, ya karena lahir besar di Jawa bagaimana bisa tidak menjawa?”katanya ketika mampir di Gedung PBNU akhir pekan lalu.

Lalu, bagaimana ceritanya kalangan yang mengambil jarak dengan penduduk setempat? Menurut Habib Anis, hal itu karena lingkungan keluarga.

“Saya tadi di kereta ada ada Chinese kecil dan ada orang Jawa Pekalongan, kecil, kecil. Ternyata tanpa sekat mereka bermain-main,” lanjut habib yang tiap bulan mengadakan Suluk Maleman di Rumah Adab Nusantara, Pati, ini.

Menurut dia, jika suatu saat kedua anak bertemu lagi, setelah mendapatkan pendidikan berbeda dan mendapat sistem nilai yang berlainan, mereka bisa jadi berhadap-hadapan itu.

“Artinya, sistem nilai akan menciptakan manusia yang berubah berbeda. Itulah yang mempengaruhinya.”

Lebih lanjut, kata dia, di pati itu, komunitas Arab termasuk yang minor, kecil. “Mau enggak mau, jadi temannya orang Jawa. Ya udah, dari dulu, bal-balan sama orang Jawa. Saya di pesantren, ya di pesantren Jawa banget.”

Menurut dia, orang yang tinggal di Indonesia, bisa menghayati dan bergaul dengan mayarakat serta kebudayaannya.

“Harusnya begitu, semuanya, tidak hanya turunan Arab, semuanya,” pungkas habib yang memiliki grup musik Sampak GusUran ini. (Abdullah Alawi)

http://www.nu.or.id/post/read/100094/habib-yang-menghayati-keindonesiaan

Jangan Lewatkan Bacaan Ini

0 Response to "Habib Utsman, Tokoh NU Yang Menghayati Keindonesiaan"

Post a Comment

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel