Hijrah Fest 2018, Bid 'ah Macam Apa Ini

Sebagai orang NU, kami sudah kenyang disebut ahli bid 'ah. Kami kumpul baca kalimat thayyibah, mereka bilang bid ’ah. Kami kumpul baca shalawat menunggu waktu shalat, mereka bilang bid ’ah. Kami kumpul baca surat Yasin malam Jum 'at, mereka sebut bid’ ah. Kami rayakan kerinduan kepada Nabi SAW dalam Maulid, mereka juga bilang itu bid’ah.

Hijrah festival 2018

Sekarang, ratusan orang ini berkumpul. Bersyahadat ulang. Dengan akad yang tidak ada contohnya pada masa Nabi SAW. Allahumma isyhad! Allahumma isyhad! Allahumma isyhad!

Bukan hanya itu, acara ini juga diberi nama yang tidak ada pada masa Nabi SAW. Hijrah Fest. Hijrah sih ada pada masa Nabi, tetapi yang beginian ya tidak ada.

Saya sebagai “ahli bid 'ah” tentu saja tidak keberatan. Sebab, kini kami banyak teman yang ‘ megada-adakan’ sesuatu yang tidak ada pada masa Nabi. Cuma, saya gagal paham saja. Koq bisa ada ritual begini 😪

Coba perhatikan baik- baik teks doa yang diucapkan Ustadz Adi Hidayat… Ingin hijrahnya bagus, tetapi doa agar “mereka yang tidak hadir ” di tempat itu (saudara sampai tetangga ) diberi hidayah (yang sama?) artinya apa?
Doanya berbunyi “Ya Allah malam ini kami hijrah jadi lebih baik. Tetapi di rumah masih ada saudaraku yang belum hijrah (karena tidak ikut datang). Berilah mereka hidayah agar hijrah seperti kami…”
(Lihat videonya di:
https://youtube.com/watch?v=FPICd9gQ3wc)

Semoga mereka yang sudah didaulat hijrah ini setelah pulang tidak lantas menganggap bahwa mereka yang tidak didaulat hijrah adalah kaum yang masih di lumpur kegelapan dosa.

Oleh: Arif Maftuhin, UIN Sunan Kalijaga

0 Response to "Hijrah Fest 2018, Bid 'ah Macam Apa Ini"

Post a Comment

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel