Ternyata Banser Itu Memang 'Idiot'

Erhaje88

Wahai kalian si pendukung Banser!
Mengapa kalian begitu menggebu-gebu dan bersemangat atas ulah Banser? Apa kalian tahu siapa Banser itu?
Bagi saya pribadi, Banser itu kelompok kepemudaan yang “idiot”. Kalian tidak terima dengan argumentasi saya, silakan saja jika mau marah!

Di Garut, Jawa Baat, saat peringatan Hari Santri Nasional, Para Banser sudah tahu bendera hitam ada tulisan tauhid kok malah dibakar. Apa ini namanya bukan “idiot”?
Sekarang rasakanlah, “umat Islam” jadi marah dan melakukan aksi demonstrasi ke Pemerintah untuk membubarkan Banser, dan minta ganti presiden. Demontrasi tidak hanya terjadi di Garut saja, namun meluas ke berbagai daerah di Indonesia, sehingga hampir terjadi kericuhan massal. Sungguh benar-benar “idiot” si Banser ini!

(Gambar: Ilustrasi Banser/Facebook)

Saya jadi teringat dengan kejadian bulan-bulan yang lalu, memang benar dengan pernyataan dari salah seorang anggota ormas Islam cabang Surabaya yang dalam videonya Ahmad Dhani mengatakan bahwa Banser itu “idiot”. Walau video tersebut telah membuat banyak orang tidak terima, tapi tidak sedikit juga yang setuju dengan ungkapan tersebut. Tapi memang begitulah adanya. Bagaimana tidak ‘idiot’ coba, saat kelompok lain sibuk provokasi masyarakat untuk anti NKRI dan Pancasila, Banser malah melarang pengajian yang diisi oleh pembicara yang anti Pancasila dan NKRI. Bukankah ini namanya tidak ‘idiot’?

Ketika Banser ditantang perang oleh Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), melalui Abu Jandal di akun youtubenya, eh malah dibuat bercandaan sama Abu Janda al-Boliwudy. Apa tidak kebangetan itu? Dan sebenarnya Banser itu makhluk apa sih?

Ketika kasus Tolikara Papua, disaat “ormas Islam” membuat seruan agar seluruh anggota laskar Siaga I dan siap berjihad, karena nyawa dibayar nyawa, luka dibayar luka, dan darah dibayar dengan darah, malah Banser yang ‘idiot’ itu malah turun ke Tolikara untuk menjaga perdamaian. Mereka bertemu dengan semua tokoh agama untuk membawa misi perdamaian. Seharusnya kan jangan membuat perdamaian, tapi harus bisa menggelorakan “jihad” kepada umat Islam se-Indonesia untuk menyerang ke Papua sana! Sungguh amat sangat ‘Idiot kan si Banser ini??

Lagi, disaat kelompok lain melakukan persekusi terhadap orang yang menghina junjungannya, sempat viral kan waktu itu ketika ada salah satu anggota kelompok tersebut yang menampar dan melakukan persekusi terhadap seorang ibu & anak. Lalu bagaimana dengan Banser?

Ini Banser malah sibuk kesana kemari untuk bertabayyun dengan orang-orang yang memfitnah Banser, menghina para Kiai NU, dan menghina NU di media sosial. Mengapa tidak dipersekusi saja seperti yang dilakukan kelompok (ormas) yang katanya pembela Islam itu? Ya, begitulah karena dasar Banser itu kan ‘Idiot’ meski pakaian mereka garang, tapi pendekatan mereka malah mendamaikan warga. Padahal corak warna pakaiannya Banser itu menyejukkan tapi kok tingkahnya sangat menjengkelkan. ‘Idiot’ sekali kan Banser?

Lebih ‘idiot’ lagi, ketika kelompok yang mengatasnamakan Islam lakukan aksi mengebom rumah ibadah umat “kafir” di sana-sini, yang kata mereka itu jihad, lantas di manakah Banser berada? Banser malah dengan gagahnya mempertaruhkan nyawa dengan menjaga gereja demi menjaga persatuan dan keutuhan bangsa. Sampai-sampai ada anggota Banser yang bernama Riyanto menjadi korban bom ketika menjaga Natal di sebuah gereja di Mojokerto.

Kenapa kok ya repot-repot pakai jaga gereja segala sih? Jawabannya ya karena Banser itu ‘idiot’. Bagi Banser, yang dijaga adalah kemanusiaan, hak-hak beragama, dan tempat ibadah agama lain harus dilindungi sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW dan para khalifah sesudahnya.

Sekali lagi, Banser itu ‘idiot’. Kalian masih tidak percaya?
Lihat saja kalau pas ada bencana alam. Kok ya mau bergerak menjadi relawan dan membawa logistik bantuan? Mengapa Banser tidak cek ricek dulu, mereka yang kena bencana alam itu muslim apa tidak? Jika korban bencana itu bukan muslim harusnya jangan dibantu! Jujur dan akui saja bahwa Banser itu ‘idiot’, mau-maunya berkhidmat tanpa pamrih, berjuang tanpa merasakan letih, sejak sebelum negeri ini berdiri sampai negara tegak seperti sekarang ini. Banser telah berdiri sebelum Indonesia merdeka, juga ikut berjuang untuk kemerdekaan bangsa. Kok ya sampai saat ini masih saja capek-capek menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Apa tidak capek?

Dan ini adalah bukti terakhir yang sangat jelas bahwa Banser itu amat sangat super “idiot” yaitu sejak insiden Garut, “umat Islam” di berbagai wilayah di Indonesia melakukan aksi demontrasi, tapi mengapa Banser cuma diam saja tanpa melakukan aksi demonstrasi tandingan? Bukankah anggota Banser itu lebih dari 5 juta, itu belum dari pendukung kalian dari warga Nahdliyyin dan juga warga non muslim yang simpati pada Banser?

Harusnya kalian itu menghadang demontrasi mereka itu! Bahkan sekalian hajar habis orang yang memusuhimu, tho Banser “idioooooooot”!

Tapi tenang, Banser ini tidak ‘seidiot’ yang mereka pikir kok. Tidak percaya? Coba dekati dan ajak ngopi!
Pakaian mereka kelihatan garang, tapi hatinya tak demikian. Tapi jangan disepelekan, karena Banser akan menjadi garang kalau melihat negeri kita terancam. Banser berani mati demi membela NKRI, dan menjaga agar Pancasila tetap Jaya.

Aaah capek juga nih membuka bobroknya Banser yang sangat super “idiot” ini!
Sekarang saatnya saya, Abdir Rahman, untuk ngopi dulu

30 Oktober 2018

COMMENT

Click to CommentSembunyikan

No comments:

Post a Comment

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Online Shop: