Ketika Fadli Zon Dan Hanum Rais Ancam Laporkan Balik Atas Penyebaran Hoaxnya

Erhaje88

Bukan Indonesia namanya kalau tidak dianugerahi para politisi yang lucu-lucu dan menggemaskan. Setelah prank skala nasional oleh Ratna Sarumpaet Production berakhir dengan dramatis, rentetan peristiwa lanjutan masih juga belum usai—tentu masih dengan gimik jenaka yang tak mengecewakan kita semua sebagai penontonnya.

Usai Ratna mengakui semua kibulannya, Farhat Abbas melaporkan beberapa politisi di pihak Prabowo Subianto sebagai terduga penyebar hoax. Salah satu yang dilaporkan dari 17 nama di antaranya ada sosok Fadli Zon.

(meme Fadli Zon akan laporkan balik yang laporkan dirinya/Sumber gambar: FP Humor Politik)

Tentu saja sebagai sosok yang sering menerima cercaan oleh netizen yang mahajahat, Wakil Ketua Partai Gerindra ini menanggapi santai. Pengalaman sudah menempa Fadli Zon selama bertahun-tahun untuk tahan malu banting terhadap kasus model begini. Bagi sosok seperti Fadli Zon, hal ini mah receh sekali.

“Saya juga sedang susun juga semua laporan laporan balik, Farhat Abbas semua, sedang saya susun untuk saya laporkan balik. Pencemaran,” kata Abang Fadli.

Bak Jose Mourinho yang selalu lihai lakukan serangan balik meski punya materi pemain yang lebih wah daripada lawannya, Fadli Zon pun juga demikian. Bahkan politisi Gerindra ini tidak sendirian. Hanum Rais belakangan diketahui juga akan melakukan hal yang sama—bahkan dengan kategori yang lebih ekstem lagi ketimbang Fadli Zon.

Tidak hanya mau repot ngurusi orang-orang yang melaporkannya sebagai terduga penyebar hoax, Hanum Rais berencana mau melaporkan juga akun-akun media sosial yang dianggap sudah menghinanya.

Putri pensiunan-politisi-senior-yang-ogah-pensiun Amien Rais ini merasa sakit hati menerima segala macam bullying yang terjadi di linimasa media sosialnya. Apalagi setelah Tim Jokowi menyindir Hanum Rais dengan mengirimkan buku sejarah mengenai Cut Nyak Dien. Wah, semakin beringaslah itu netizen yang jahat sampai bikin Mbak Hanum sakit hati.

“Kita juga sudah konsolidasi bahwa kita sebagai korban kok malah dilaporkan sebagai penyebar hoax, dan tentu kita akan melaporkan balik mereka yang telah membuat pencemaran nama baik, dan juga melakukan penganiayaan sosial, kita sebagai korban malah dianiaya di medsos dan lain-lain sebagainya,” kata Hanum seperti diberitakan detik.com.

Bahkan Hanum sudah menyusun daftar satu per satu akun-akun yang dianggapnya telah berlaku berlebihan dengan menghinanya. “Ya nanti, nanti, nanti kan ada saya list, banyak sekali soalnya, nanti saya dengan Pak Fadli Zon dan 17 orang itu kan tentu berkonsolidasi, untuk laporkan balik mereka yang sudah melaporkan kita,” kata Mbak Hanum tegar.

Seperti halnya Hanum, Fadli juga merasa dirinya adalah korban dari kebohongan Ratna. Jadi tidak tepat jika masyarakat menilai dirinya dan Hanum Rais (beserta 17 nama yang dilaporkan Farhat Abbas) sebagai pelaku kejahatan hoax.

Apalagi setelah Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR akan mengusutnya karena dugaan kasus pelanggaran etik penyebaran berita bohong. Merespons hal tersebut, Fadli segera memperingatkan untuk orang-orang ini memakai otaknya.

“Saya menjalankan etika, menjalankan undang-undang, nggak ada pelanggaran etika yang mana? Pakai otak kita,” tegas Fadli. Oqe baeqla. Maavkan kami, kami yang khilav, Pak Fadli. Hikz~

Baik Fadli maupun Hanum masih bersikukuh bahwa keduanya adalah korban. Pelaporan atas keduanya dianggap sebagai tuduhan yang salah alamat. Seharusnya kesalahan ditimpakan kepada Ratna Sarumpaet seorang sebagai otak hoax, kenapa harus merembet ke Fadli dan Hanum segala sih?

Tenukan jawaban lengkapnya di mojok.co.

COMMENT

Click to CommentSembunyikan

No comments:

Post a Comment

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Online Shop: BUKAYANGBAIK May 2018