Bung Fahri, Karena 'Sinting'mu Hari Ini Mereka Peringati Hari Santri

Erhaje88

UCAPAN TERIMAKASIH BUAT FAHRI HAMZAH
Kepada ;
YTH Bapak Wakil ketua DPR RI, Fahri Hamzah
Di Gedung Paling Nyaman
Salam damaian teruntuk mereka yang memperingati & merayakan Hari Santri Nasional.

Bapak Fahri, beberapa hari terakhir ini saya merasa sangat terharu karena saudara dan sahabat kami, guru-guru kami, menggelar berbagai acara yang sangat meriah untuk menyambut dan menyemarakkan Hari Santri Nasional serta mengkampanyekan “Kita ini Sama” & “NKRI Harga Mati” dalam acara Kirab Satu Negeri (KSN) dari Sabang sampai Merauke demi mempererat persatuan & kesatuan warga negara Indonesia yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.

(Para Santri Demo ke Fahri Hamzah)

Saat melihat acara Kirab Satu Negeri yang membawa 17 pataka Merah Putih, serta mendengar gemuruhnya lagu Indonesia Raya dan Ya Lal Wathan, saya teringat dengan anda, pak Fahri Hamzah, teringat satu kata yang anda ucapkan, yakni “SINTING”. Untuk itu, saya mencoba untuk berterimakasih kepada anda, yaa setidaknya saya mencoba memandang dari sudut pandang yang berbeda, karena “SINTING” itulah Hari Santri Nasional bisa semarak di tiap tahunnya.

Bapak Fahri yang terhormat, saya sebagai wong ndeso yang dari kecil diajari adab & akhlaq oleh orangtua dan guru ngaji yang juga berasal dari desa, maka saya ingin mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya atas peran besar dari pak Fahri. Karena berawal dari kata SINTING itu malah menjadi motivasi kami dan para santri untuk lebih giat membangun negeri, mencintai kiai & pesantren, dan menambah gelora jihad seperti yang digaungkan oleh Hadratussyaikh Hasyim Asy'ari.

Bahkan bukan hanya sekedar cinta, mereka para santri juga kini tambah bangga bisa menjadi santri di pesantren. Jujur saja, setelah adanya SINTING ini, makin viral di tiap kampung, desa, bahkan sampai di kota dengan kalimat “Ayo Ngaji, Pesantrenku Keren”. Di mushala, masjid, TPQ, Madrasah Diniyyah, makin ramai anak-anak dalam mengaji. Mereka makin pede mendapat titel santri, karena dulu santri identik dengan katrok, kuper, ndeso, tapi kini makin membanggakan bisa menjadi seorang santri. Ini sungguh kereeen loh pak Fahri! Percayalah pada saya, saya berulang kali menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjadi santri, namun banyak diantara mereka tidak memperdulikannya. Tapi anda, hanya dengan satu kata saja, membuat mereka kini penasaran menjadi seorang santri dan bagaimana nikmatnya mengaji serta tinggal di pesantren.

Bapak Fahri, atas jasa anda jugalah kami bisa menikmati gegap gempitanya mars Hari Santri. Anda sudah mengajarkan arti toleransi yang sesungguhnya, menyadarkan bahwa toleransi bukan maknanya membiarkan setiap orang untuk mencemooh sesuka hati atas penghargaan yang diberikan kepada santri. Guru & Kiai kami mengajarkan untuk tidak mudah marah, mudah mencemooh, dan mencacimaki siapapun, tapi tindakan anda menSINTINGkan kami, menyadarkan kami siapa sebenarnya yang tidak mengerti arti toleransi?

Lembaga pendidikan yang pertama kali ada di Nusantara adalah pesantren. Bahkan pesantren bisa bertahan sampai saat ini, malah semakin eksis. Namun tahukah anda, dari dahulu pesantren itu sering dimusuhi dan dikebiri tapi masih bisa bertahan. Anehnya, walau sering tidak diperhatikan oleh pemerintah (politikus), tapi disaat jelang pemilu mereka para politikus itu pada mendekat ke pesantren.

Bapak Fahri yang terhormat,
Anda telah menjadi inspirasi persatuan yang fantastis. Karena bukan hanya kaum santri saja yang bangga dengan adanya Hari Santri Nasional, namun juga yang non santri alias non muslim, karena mereka yang non muslim ini lebih percaya kepada santri (Nahdlatul Ulama) sebagai pemersatu dan penjaga Kerukunan & kedamaian Indonesia.

Dan akhirnya saya menyadari, dibalik ketidaksukaan anda dengan adanya Hari Santri Nasional ini banyak hikmah yang anda berikan. Sebagai balas budi atas kebaikan anda, saya Abdir Rahman mendoakan anda dengan hati yang tulus, mudah-mudah Allah memberi anda kesehatan dan keberkahan dalam hidup.

Selamat Hari Santri Nasional, 22 Oktober 2018.

Oleh: Abdir Rahman

COMMENT

Click to CommentSembunyikan

No comments:

Post a Comment

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Online Shop: