Salah Kaprah Makna Hijrah

Erhaje88

Hijrah artinya adalah meninggalkan. Makna hijrah ada 2, meninggalkan secara fisik dan meninggalkan secara perbuatan. Makna meninggalkan secara fisik adalah berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain. Seperti hijrahnya Rasulullah shalallahu alaihi wasallam dari Makkah ke Madinah (QS An-Nisa 100). Namun kewajiban hijrah dalam makna ini sudah tidak wajib, berdasarkan sabda Nabi shalallahu alaihi wasallam:

Fenonena salah kaprah arti Hijrah

ﻋﻦ ﻋﺎﺋﺸﺔ، ﻗﺎﻟﺖ : ﺳﺌﻞ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻋﻦ ﺍﻟﻬﺠﺮﺓ، ﻓﻘﺎﻝ : ‏« ﻻ ﻫﺠﺮﺓ ﺑﻌﺪ ﺍﻟﻔﺘﺢ، ﻭﻟﻜﻦ ﺟﻬﺎﺩ ﻭﻧﻴﺔ، ﻭﺇﺫﺍ ﺍﺳﺘﻨﻔﺮﺗﻢ ﻓﺎﻧﻔﺮﻭﺍ»

"Aisyah berkata bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wasallam ditanya tentang hijrah. Nabi menjawab: "Tidak ada kewajiban hijrah setelah Makkah ditaklukkan dari orang kafir. Namun masih ada jihad dan niat. Jika kalian diperintahkan maka berangkatlah berjihad" (HR Bukhari dan Muslim)

Makna berikutnya adalah berpindah / hijrah secara perbuatan. Berdasarkan hadis:

ﻋﻦ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﻦ ﻋﻤﺮﻭ، ﻳﻘﻮﻝ : ﻗﺎﻝ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ : ‏« ﺍﻟﻤﺴﻠﻢ ﻣﻦ ﺳﻠﻢ ﺍﻟﻤﺴﻠﻤﻮﻥ ﻣﻦ ﻟﺴﺎﻧﻪ ﻭﻳﺪﻩ، ﻭﺍﻟﻤﻬﺎﺟﺮ ﻣﻦ ﻫﺠﺮ ﻣﺎ ﻧﻬﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ »

Dari Abdullah bin Amr bahwa Nabi shalallahu alaihi wasallam bersabda: "Hakikat orang Islam (yang sempurna) adalah terhindarnya umat Islam dari mulut dan tangannya. Hakikat orang hijrah adalah orang yang meninggalkan larangan Allah" (HR Bukhari)

Berdasarkan hadits yang kedua ini, jika ada orang yang pernah melakukan hal-hal haram dalam agama lalu dia merubah perilaku menjadi lebih taat dan beramal baik, maka dialah orang yang sebenarnya berhijrah. Namun faktanya mereka yang melakukan hijrah setelah bergabung dengan kelompok tertentu, bukanlah 'pindah' dari perbuatan haram, melainkan urusan-urusan yang dalam ranah khilafiyah, seperti tahlilan, celana cingkrang, atau soal musik yang masih menjadi perdebatan para ulama, baik yang mengharamkan secara mutlak atau yang membolehkan dengan beberapa syarat.

Mereka justru terjebak para klaim merasa 'paling hijrah' namun merendahkan sesama Muslim yang melakukan amalan yang berbeda dengan kelompoknya. Justru saat dia merendahkan sesama Muslim telah melangkah jauh dari kriteria Muslim yang sempurna, yaitu tidak menyakiti sesama Muslim dengan perkataan atau perbuatannya. Mereka telah salah (kaprah memaknai kalimat Hijrah)

Oleh: Makruf Khozin

COMMENT

Click to CommentSembunyikan

No comments:

Post a Comment

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Online Shop: BUKAYANGBAIK May 2018