Ormas FBR Akui Minta Jatah THR, Alasannya Bikin Geregetan

Erhaje88

Tunjangan Hari Raya atau THR biasanya diberikan perusahaan pada karyawannya atau pemerintah pada pegawainya. THR merupakan hak yang biasanya akan diterima tanpa mesti diminta, sebab hal itu teruang dalam peraturan. Lalu bagaimana kalau ada yang minta THR apalagi organisasi tanpa hak? Ya itu namanya malak.

Kesbangpol DKI Jakarta menindaklanjuti temuan soal ormas FBR Kelapa Gading minta jatah THR ke pengusaha lewat pendekatan persuasif untuk dibina lebih lanjut. (Detikcom/Marlinda Oktavia Erwanti)

Dilansir detik.com Panglima FBR Jabodetabek Syahrul Gozali sempat menyebut surat permintaan THR ke pengusaha tidak benar alias hoax. Meski begitu, Ketua Umum FBR Luthfi Hakim justru membenarkannya.

"Buat lucu-lucuan saja. Sekalian ngetes kepedulian pengusaha di sekitar situ. Kalau dikasih Alhamdulillah, kalau nggak dikasih nggak apa-apa, dan nggak ada paksaan kok," kata Luthfi saat dihubungi detikcom, Senin (28/5/2018).

Meme sindiran kepada FBR/facebook

Ya itulah Forum Betawi Rempug yang Panglima dan Ketua Umumnya saja tidak kompak. Organisasi yang anggotanya tidak sedikit pengangguran itu kerap suka minta THR yang nyatanya itu merupakan tunjangan buat orang yang bekerja tentu saja. Ormas serupa FBR masih banyak sebetulnya, hanya saja FBR lumayan besar sebab tersebar di pelbagai pelosok Jakarta hingga ke pinggiran.

Pemalakan/pungli oleh FBR, meminta uang THR

Oleh: Umbara

http://tz.ucweb.com/5_4qKKW

COMMENT

Click to CommentSembunyikan

No comments:

Post a Comment

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Online Shop: BUKAYANGBAIK May 2018