Kiai Said Aqil Siraj Ajarkan 3 Macam Persaudaraan Menurut NU Pada Anak Jalanan

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) kiai Said Aqil Siradj kemarin membuka Madrasah Ramadhan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Ma’arif NU. Acara ini diikuti oleh ratusan anak jalanan yang berasal dari Jakarta, Tangerang, Bekasi, Depok, Bogor, dan Serang.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama kiai haji Said Aqil Siradj memberikan ceramah kepada ratusan anak jalanan dalam pembukaan Madrasah Ramadan di Masjid Raya Hasyim Asyari, Daan Mogot, Jakarta Barat, Sabtu, 26 Mei 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

Dalam ceramahnya, kiai Said Aqil Siradj menyampaikan tiga macam persaudaraan menurut NU. Bagi NU, kata kiai asal Cirebon ini, tidak ada manusia yang menjadi musuh.

Persaudaraan yang pertama katanya, yakni persaudaraan sesama umat Islam dari seluruh dunia.

"Jumpa dengan orang Islam dari mana saja, saudara semua, seagama Islam," kata kiai Said di Masjid Hasyim Asyari, Daan Mogot, Jakarta Barat, Sabtu, 26 Mei 2018.

Yang kedua, yakni persaudaraan antara manusia sebangsa dan setanah air, kendati berbeda agama.

"Kamu ketemu orang Papua, beragama Katolik, saudara bukan?" tanyanya yang disambut teriakan "saudara" oleh anak-anak. Jawaban yang sama terlontar pula ketika pengasuh pondok pesantren Luhur As-Tsaqofah ini bertanya tentang orang Batak yang beragama Kristen atau orang Bali yang menganut Hindu.

Adapun persaudaraan ketiga menurut NU, yakni persaudaraan sesama umat manusia.

"Kenapa? Karena sama-sama keturunan Adam dan Hawa. Ketemu manusia di mana saja agamanya, apa saja, saudara," ujarnya.

Kiai Said juga menyinggung ihwal Islam yang mengajarkan kedamaian. Kepada para anak jalanan tersebut, alumni pesanntren Lirboyo Kediri tersebut berpesan agar mereka hidup harmonis dan menjadi orang yang bisa dipercaya.

"Kita sore hari ini berkumpul di sini menjadi insan yang harmonis, damai, jangan berantem ya. Jangan tawuran," nasehatnya.

Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU, Arifin Junaidi mengatakan kali ini merupakan tahun kedua organisasinya menyelenggarakan Madrasah Ramadan. Acara ini akan berlangsung selama empat hari.

Arifin berujar, selain anak jalanan, Madrasah Ramadhan ini juga diikuti oleh anak yatim piatu. Kata dia, ada lebih dari 850 anak yang hadir untuk ikut acara ini.

"Sekitar 99 persen anak jalanan itu Muslim. Di jalanan tidak ada yang menyapa dan membimbing mereka. Kami coba paling tidak setahun sekali menyapa dan membimbing mereka," kata Arifin yang mendampingi Said Aqil Siradj di Masjid Hasyim Asyari.

https://metro.tempo.co/amp/1092870/said-aqil-siradj-ajarkan-3-persaudaraan-nu-kepada-anak-jalanan

0 Response to "Kiai Said Aqil Siraj Ajarkan 3 Macam Persaudaraan Menurut NU Pada Anak Jalanan"

Post a Comment

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel