Kementerian Agama Rilis 200 Nama Dai Yang Direkomendasikan, Abdul Somad, Felix Siauw dan Bachtiar Nasir Tidak Masuk

Mengantisipasi adanya materi radikal dalam ceramah, Kemenag menyeleksi daftar mubalig. Ada 200 nama yang direkomendasikan Kemenag.

Menteri agama, Lukman Hakim Saifuddin, mengaku Kementerian Agama selama ini banyak dimintai rekomendasi dai/mubalig oleh masyarakat. Dengan pertimbangan permintaan rekomendasi yang semakin banyak, kementerian agama merasa perlu untuk merilis daftar nama muballigh.

Logo Kementerian Agama RI (google image)

Untuk tahap awal, Kementerian Agama telah merilis 200 daftar nama mubalig atau dai. Tidak sembarang mubalig, tapi hanya yang memenuhi tiga kriteria, yaitu: mempunyai kompetensi keilmuan agama yang mumpuni, reputasi yang baik, dan berkomitmen kebangsaan yang tinggi.

Putra dari (alm) KH Saifuddin Zuhri itu mengatakan, daftar nama tersebut merupakan rilis awal yang dihimpun dari masukan tokoh agama, ormas keagamaan, dan tokoh masyarakat. Jumlah daftar ini tentu akan terus bertambah seiring masukan dari berbagai pihak. Para mubalig yang belum masuk dalam daftar ini, bukan berarti tidak memenuhi tiga kriteria tersebut. Data-data yang dirilis kementerian agama tersebut bersifat dinamis dan akan diupdate secara resmi.

Lukman Saifuddin berharap, rilis daftar nama mubalig ataua dai ini bisa memudahkan masyarakat dalam mengakses para penceramah yang mereka butuhkan. Langkah ini diharapkan akan memperkuat upaya peningkatan kualitas kehidupan beragama sesuai misi Kementerian Agama.

Diantara nama-nama tersebut , ada KH Said Agil Siraj, Alwi Shihab, Muh Quraish Shihab, KH Nasaruddin Umar, Abdullah Gymnastiar atau Aa' Gym juga Emha Ainum Najib. Tak ada nama Abdul Somad, Felix Siauw, serta Bachtiar Nasir.

Berikut 200 nama-nama yang direkomendasikan Kemenag sebagai penceramah itu:


Saat dikonfirmasi terkait tidak masuknya nama ustad Abdul Somad, Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin mengatakan publik tidak seharusnya menyalahkan kementerian agama.

Ia berkilah bahwa nama-nama yang dirilis kementerian agama adalah masukan dari sejumlah ormas Islam, termasuk masjid-masjid besar dan tokoh ulama.

Nama-nama mubalig itu diperlukan, karena banyak yang meminta. Baik dari instansi pemerintah, hingga BUMN. Karena memasuki bulan Ramadan ini, mereka membutuhkan penceramah untuk mengisi pengajian.

Namun, mantan Wakil Ketua MPR RI itu menegaskan bukan berarti di luar 200 nama mubalig yang dirilis Kemenag itu tidak bagus atau tidak moderat. Kemenag, lanjutnya, akan memperbarui lagi nama-nama mubalig yang dianggap bagus. Atau bahkan, apabila dari 200 nama itu ternyata ada yang justru tidak sesuai, maka Kemenag akan melakukan evaluasi atau dicoret dari daftar mubalig yang direkomendasikan.

Meski Kemenag telah merilis 200 mubalig untuk digunakan, ia menekankan sifatnya tidak wajib. Apabila ada yang menginginkan nama di luar itu, Kemenag tak mempersoalkan. Karena nama-nama mubalig itu dibuat hanya untuk memenuhi permintaan dari kementerian/lembaga serta BUMN, yang bingung mencari penceramah selama Ramadan ini.

"Jadi di luar itu silakan. Nanti masyarakat akan menilai apakah isi ceramah itu betul-betul sesuai dengan esensi ajaran agama. Atau justru malah sebaliknya, ini yang harapannya juga masyarakat ikut bersama-sama memantau ini," kata Lukman Saifuddin.

Silahkan download 200 nama-nama Muballigh hasil rekomendasi Kemenag, file PDF: Download

Sumber:
-https://kemenag.go.id/berita/read/507786/kemenag-rilis-daftar-200-nama-muballigh

-http://news.rakyatku.com/amp/101765

0 Response to "Kementerian Agama Rilis 200 Nama Dai Yang Direkomendasikan, Abdul Somad, Felix Siauw dan Bachtiar Nasir Tidak Masuk"

Post a Comment

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel