Deen Assalam - Agama Perdamaian

Akhir-akhir ini Muslim Indonesia terhipnotis dengan lagu "Deen Assalam” Nissa Sabyan. Lagu yang dicover-nya di Youtube tersebut meraih 12,8 Juta viewers hanya dalam 7 hari dan sudah berhari-hari menjadi Trending No. 1 di Youtube.

Sumber gambar: youtube

Lagu ini populer di kalangan masyarakat Muslim, tak kenal apapun mazhabnya. Teman saya yang simpatisan PKS dan rajin mendebat saya di WA dan menuduh saya liberal pun senang banget dengan ini lagu, dan tidak pakai ampun-ampunan. Bahkan ia mengaku teman-temannya sering memutarnya di liqo’. LOL

Oke, bukan Nissa Sabyan yang ingin saya bahas, tapi lagu fenomenal ini. Mungkin mayoritas publik Indonesia baru mendengar lagu ini 7 hari terakhir sejak lagu ini dicover Sabyan, tapi saya sudah mendengar lagu ini sejak 3 tahun lalu saat dibawakan penyanyi aslinya, seorang remaja bernama Sulaiman al-Mughni. Ini aslinya adalah lagu iklan Boubyan Bank (Bank Nasional Kuwait).

Mungkin teman saya si simpatisan PKS (tapi ga mau ngaku) yang selalu teriak PKI, Komunis, Cebong, Aseng dan Anti Liberal tersebut perlu mentadabburi (merenungi, red.) lagu yang disetelnya berhari-hari daripada sekedar mendengar tanpa paham artinya.

Di awal lagu mengalun bait-bait yang indah:
“Killa haziil ardh matakfii masakhah law na’isyib la samakhah” (Seluruh bumi ini akan terasa sempit jika kita hidup tanpa toleransi)

“Abtakhiyaah wabsalaam ansyuruu ahlal kalaam zainu dinyakhtirom” (Melalui perilaku mulia dan damai, sebarkanlah dengan ucapan manis, hiasilah dunia dengan sikap hormat)

“Ammakhabbaah wabtisaam ansyuruu bainil anam hadzahuu diinis salaam” (Dengan cinta dan senyuman, sebarkanlah di antara insan, inilah Islam agama perdamaian)
Saya sendiri heran kenapa dia suka sekali dengan lagu ini. Dari kebiasaannya yang sedikit-sedikit teriak Aseng, PKI, penistaan agama, kafir dan lain-lainnya seharusnya lagu ini sangat dia benci. Masa disuruh toleransi? Toleransi kan jargon kaum Liberal. Masa ucapan manis? Orang kafir kan perlu diberi pelajaran dengan demo-demo keras! Masa Islam agama perdamaian? Harusnya disenggol dikit, dikit-dikit penistaan.

Tapi syukurlah Nissa Sabyan bisa membantu menyebarkan pesan Toleransi lewat lagu cover-nya ini, yang dalam 3 tahun penyanyi aslinya saja hanya mampu meraih 11,1 Juta viewers, sedangkan dia hanya dalam 7 hari sudah meraih 12,8 Juta viewers.

Kalau gitu ayo kawanku kader PKS, coba camkan baik-baik pesan lagu ini, bukan cuma tergila-tergila karena ini lagu Arab yang iramanya enak, apalagi cuma karena tergila-gila  pada penyanyinya.

Ayo ya akhi nyanyikan lagu ini dari awal, kemudian terdengar alunan cempreng:
 “Killa haziil ardh maa takfii masahah...”
Stop stop! Kata “Masahah” itu pakai ﺡ bukan ﻫـ . Makhraj huruf yang keluar harus dari wasthul halqi (tengah tenggorokan) bukan asyqal halqi (pangkal tenggorokan).

Cukup ya akhi! Lebih baik nyanyi lagu yang cocok bagi kalian. “Bojo Loro”, “Madu Tiga” atau apalah...

Oleh: Ahmed Zain Oul Mottaqin

0 Response to "Deen Assalam - Agama Perdamaian"

Post a Comment

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel