Dibuang Sayang, Koin Receh Bisa Buat Nabung Saham

Banyak dari kita sering memandang remeh uang receh. Melihat nilainya yang kecil, acapkali kita ogah mengumpulkannya. Uang receh pun hanya dipandang sebelah mata. Tak jarang, saat kehilangan uang receh senilai 100 rupiah, 200 rupiah, 500 rupiah atau 1.000 rupiah, banyak dari kita cuek-bebek alias nggak ngerasa kehilangan apa-apa.


Padahal, di saat seperti itu kita seharusnya merasa sedih karena setiap rupiah itu sebenarnya berharga. Uang receh berapa pun nominalnya tetaplah uang. Nominal 10 ribu kurang 500 tak bisa dianggap 10 ribu. Ia tetap 9.500 dan kalau mau menjadi 10 ribu rupiah harus ditambah 500 rupiah yang dianggap receh tersebut.

Uang receh tentu tak boleh dipandang remeh. Jangan pernah pula memandang uang 1.000, 500, 200, 100 rupiah itu hanya sebatas receh. Uang receh sangat berharga, salah satunya karena yang namanya nabung saham saja kini sudah bisa dilakukan dengan uang receh. Nabung saham online sudah tidak seperti di masa lalu yang harus dilakukan dengan uang besar.

Tapi apa mau dikata, anggapan salah tentang nabung saham online yang harus dimulai dengan uang besar itu masih menghinggapi benak pikiran masyarakat. Tak ayal, masyarakat kita tetap enggan nabung saham dan memilih menunggu uang terkumpul banyak terlebih dahulu.

Cara berpikir tersebut kurang tepat karena nabung saham online sudah bisa dengan uang nominal kecil. Dengan uang kecil, nabung saham sudah bisa menghasilkan uang besar.

Apalagi, nabung saham online itu sejatinya tidak mengenal setoran minimum. Semuanya tergantung dari nilai saham yang ingin dibeli. Coba pikir, kalau harga saham per lembarnya di kisaran Rp 100, tentu hanya dibutuhkan dana Rp 10 ribu untuk bisa nabung saham. Nabung saham dengan dana Rp 10 ribu tentu sangat terjangkau dan tak sulit bagi kebanyakan kita.

Uang senilai Rp 10 ribu bisa dikumpulkan dari uang receh yang selama ini kita sepelekan. Ketekunan mengumpulkan uang receh dan mendepositkan untuk beli saham di pasar modal kunci datangnya penghasilan tambahan.

Pengandaiannya begini: kita yang masih berumur 30 tahun tiap hari rutinlah mengumpulkan uang receh hingga Rp 10 ribu sehingga per bulan terkumpul 300 ribu rupiah. Saat pensiun di usia 55 tahun, uang receh tersebut akan menjadi 884.563.092 rupiah atau di usia 56 tahun (tahun pertama setelah pensiun) menjadi 1.020.847.556 rupiah, dengan catatan imbal hasil 15 persen per tahun, investasi rutin dilakukan setiap bulan dan dana tidak pernah ditarik karena untuk investasi jangka panjang. Angka ini riil. Mudah bukan?

Cara nabung saham dengan uang receh pun tergolong tak rumit. Setelah terkumpul uang receh, yang kebanyakan berasal dari kembalian saat belanja, uang itu tinggal didepositkan ke platform nabung saham modern seperti IPOTSTOCK dari PT Indo Premier Sekuritas.

Platform ini menyediakan kenyamanan nabung saham online uang receh kita dengan teknologi tools untuk mengatur return (imbal hasil) terbaik. Dukungan fitur, tools analisis, distribusi berita dan informasi riset berkala dan komprehensif akan memudahkan kita mendapatkan cuan maksimal.

So, keliru besar kalau kita sampai menganggap uang receh tidak ada gunanya. Uang receh perlu dipandang sebagai benih yang akan menghasilkan pohon uang yang lebat.

Dus, jangan sekali-kali membuang benih itu. Hanya dengan Rp 10 ribu, kamu sudah bisa nabung saham online di IPOTSTOCK. Yuk, nabung saham online dengan uang recehmu di IPOTSTOCK sekarang juga. Niscaya, uangmu bakal berkembang dengan return jauh di atas bunga tabungan dan deposito. Nabung saham online di IPOTSTOCK adalah cara jitumu menaklukkan inflasi. Silahkan daftar di
indopremier.com

Sumber berita: http://bit.ly/2qfJ1gc

0 Response to "Dibuang Sayang, Koin Receh Bisa Buat Nabung Saham"

Post a Comment

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel