Ini Pesan Gus Mus Untuk Agung Izzulhaq, Presenter TV One Yang Sebut Dirinya Dungu

Erhaje88

Jagat maya, khususnya Twitter, sedang ramai dengan pernyataan host acara Damai Indonesiaku di TV One. Pernyataan Muhammad Agung Izzulhaq terkait puisi yang disampaikan oleh Ganjar Pranowo menjadi polemik berkepanjangan karena Agung tidak tahu bahwa itu adalah puisi karya Mustofa Bisri atau yang akrab disapa Gus Mus. Agung yang sepertinya bukan pendukung Ganjar menggiring opini penghinaan terhadap adzan.

M.Agung Izzulhaq

Seperti memang ditunggu dan dinantikan isu seperti ini, akhirnya banyak yang meretweet dan jadi ramailah pernyataan Agung tersebut. Tetapi sayangnya Agung tidak mawas diri dan malah mengatakan yang membuat puisi dungu. Sontak Agung malah terkena serangan balik dan siap-siap dilaporkan karena penghinaan yang dilakukannya tersebut.

Agung memang tertangkap dalam rekam jejak digitalnya sering sekali membuat pernyataan-pernyataan yang kontroversial. Seperti satu perguruan dengan para lawan politik kubu Jokowi dan kaum 212, nyinyiran Agung kali ini kena batunya. Agung yang akhirnya meminta maaf tidak akan dibiarkan oleh Ansor dan akan dilaporkan.

Inilah memang akibatnya kalau salah memilih Guru untuk digugu dan ditiru. Kalau seandainya Agung memilih Gus Mus sebagai Guru, maka dia tidak akan seperti saat ini. Berbicara mengikuti emosi bukan nalar dan logika. Seandainya saja dia mau baca dan taat pernyataan Gus Mus sebelum membuat pernyataan tersebut.

Belajar mendengarkan dengan baik, memudahkan kita bicara dengan baik.

Sayang, karena Gus Mus bukan gurunya, melainkan emosi dan kepinteran sendiri, Agung tidak memilih untuk mendengarkan dengan baik, tetapi langsung berbicara dengan emosinya. Begitulah pengakuan Agung saat dirinya salah tuding pembuat puisi dungu.

Lalu apakah ini akan mengubah kepribadian Agung?? Saya sangat meragukannya. Lihat saja kaum 212 yang disuruh tidak usah demo oleh KH Maaruf Amin saja masih tetap demo. Agung ini sudah berkali-kali asal ngomong dan kalau salah alibinya minta maaf. Seolah-olah semua bisa selesai dengan kata maaf. Orang begini pasti ke depannya akan ulang lagi kelakuan dan minta maaf lagi.







Saran saya, daripada Agung minta maaf, mending dia showan saja ke Gus Mus dan mulai saat ini berjanji menjadikan Kyai sepuh NU sebagai gurunya. Kalau masih yang diikuti model Somad, Sugi, Felix, dll jangan harap akan berubah. Karena emosi jadi guru mereka.

Mari kita juga ikuti arahan Gus Mus dalam bersosial media. Belajar mendengarkan dengan baik, memudahkan kita bicara dengan baik.

Salam Mendengar...

Sumber link:
https://www.indovoices.com/umum/ini-pesan-gus-mus-untuk-agung-host-tv-one-yang-menyebut-dirinya-dungu/

COMMENT

Click to CommentSembunyikan

1 comment:

  1. Jika maksud Gus Mus di puisi itu adalah Adzan maka beliau sudah salah kaprah karena Adzan buka memanggil Tuhan namun memanggil Manusia untuk Shalat.

    Jika benar maksudnya adalah Adzan maka tidak seharusnya Agung IzzulHaq meminta maaf karena dia benar, Puisi itu sudah melecehkan umat Islam khususnya Muadzin diseluruh dunia. Oleh karenanya harusnya Gus Mus memberikan klarifikasi bahwa maksud dari Puisi itu bukanlah Adzan namun....

    ReplyDelete

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Online Shop: BUKAYANGBAIK May 2018