Amin Rais Bicara Keselamatan Negeri. Yang Dia Lakukan Menyelamatkan Atau Menghancurkan ?

Erhaje88

Amin Rais baru saja mengeluarkan ramalan tentang Anis Baswedan yang dikatakan akan menjadi penyelamat negeri masa depan. Nampaknya tidak mau kalah sama Prabowo yang sudah lebih dulu meramal Indonesia akan bubar 2030.


Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais berjabat tangan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam acara tasyakuran satu tahun Ustazah Peduli Negeri di Balai Kota Jakarta. Saat bersalaman, Amien meramal Anies bakal jadi juru selamat negeri ini (merdeka.com, 24/04).

Amin Rais Salah besar jika mengatakan Anis adalah penyelamat Negeri. Setidaknya sampai hari ini, Anis tidak pernah terlihat upayanya bagaimana menyelamatkan negeri ini dari perpecahan dan isu-isu SARA. Yang masih belum hilang dari ingatan kita adalah Pilgub DKI Jakarta di mana Anies menjadi pemenang pemilu di dalamnya. Apakah Anis terlihat ada anjuran, himbuan atau perintah kepada para pendukungnya yang menebarkan isu SARA di mana-mana ? Bukankah Anis bungkam seribu bahasa bahkan menikmatinya sebagai instrumen politik yang mendukungnya kan ?

Semua pengamat politik dan tokoh bangsa yang mencintai negeri ini mengatakan, ancaman keutuhan negeri saat ini adalah adanya isu-isu SARA yang digunakan untuk kepentingan politik. Hal itu sangat berpotensi membenturkan anak-anak bangsa yang berbeda agama dan latar belakang lainnya.

Justru kalau mau jujur Amin Rais bahkan menjadi salah satu elemen yang bisa menghancurkan negeri ini dengan cuap-cuapnya yang kontroversial. Terbaru adalah lontaran tentang Partai Alloh dan Partai Syetan. Ini sangat berbahaya karna bisa membenturkan antar pendukung partai di tahun politik ini.

Kalau mau jujur berbiacara siapa yang tepat dikatakan sebagai penyelamat negeri sesungguhnya, dia adalah Nahdlatul Ulama (NU) dan seluruh keluarga besarnya dengan Ansor dan Banser sebagai garda terdepannya.


Siapa yang berani lantang berteriak NKRI Harga Mati ditengah negeri ini diharu biru isu SARA ? Hanya NU yang melakukan itu dengan kesungguhan sikap dan bukti yang ada. Dan mereka selalu tampil terdepan menghadang kekuatan manapun yang ingin mencoba merusak NKRI. Mereka bersumpah untuk mempertahankannya sampai titik darah penghabisan. Sebelum negara ini membubarkan HTI, Banser NU sudah memwarning, jika negara tidak segara bertindak membubarkan ideologi khilafah itu, mereka akan bergerak dengan caranya sendiri.

Sumpah NU menjaga NKRI ini tetap utuh bukan hanya kali ini saja. Namun semua itu adalah semangat sejak lama dari para pendirinya yang memang sejak awal negeri ini merdeka sudah berada di garda terdepan menghadang lawan dengan puluhan ribu nyawa sebagai korbannya. Jadi sebenarnya merekalah para penjaga dan penyelamat negeri ini. Ini fakta sejarah.

Sebagaimana dituliskan di nu.or.id (24/04), salah satu fakta NU menjaga NKRI ini melalui semangat resolusi jihad 22 Oktober 1945 yang kemudian menjadi cikal bakal perang semesta 10 November 1945. Jangan heran bila saat ini GP Ansor dan Banser berada di garda terdepan melawan kelompok-kelompok yang tidak bersinergi pada kedaulatan bangsa. Karena darah dan nyawa telah dikorbankan untuk keutuhan Indonesia. "Kami yang waras tidak akan mengalah pada mereka yang berani merongrong kedaulatan NKRI", demikian seperti dikutip nu.or.id . *

*KNB Bms (http://tz.ucweb.com/4_4vaTA)

COMMENT

Click to CommentSembunyikan

No comments:

Post a Comment

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Online Shop: