NU Peduli, Asmat Masih Memanggil

Erhaje88

“Namanya Susana, umurnya 1,5 tahun, namun Susana hanya memiliki berat badan 4 kg. Dalam sehari Susana hanya makan nasi atau sagu dua kali. Di waktu pagi dia hanya minum teh atau kopi. Waktu kami beri susu dan biscuit, tangan Susana gemetar. Kata dokter dia kurang banyak protein.” (Agus Fuat, Tim NU peduli kemanusiaan ASMAT)



Asmat masih memanggil, masih banyak adik-adik seperti Susana yang menderita gizi buruk. Sedikitnya musibah ini menimpa 23 kecamatan, yang mencakup 224 desa. Jumlah penderita campak juga kian meningkat sampai angka 646 jiwa, sedangkan penderita gizi buruk mencapai 144 jiwa. Susana- Susana yang lainnya ternyata jumlahnya tidak sedikit.

Sahabat NU Care Lazisnu, di saat kita berusaha menghimpun pundi-pundi uang untuk kesejahteraan pribadi, kesejahteraan keluarga, kesejahteraan kelompok, dan golongan, jangan sampai kita meniadakan hak-hak Susana dan teman-temannya.
Sahabat, Susana dan teman-temannya harus mendapatkan asupan gizi yang layak. Di Rumah (CEM) Gizi di Kampung Syuru, Kabupaten Asmat yang didirikan oleh tim NU peduli kemanusiaan, Susana dan teman-temannya akan terus mendapatkan pelayanan gizi.

Fuat dan anak di Asmat (Foto:Mohammad Agus Fuat)

Kita bangun tubuh sehatnya, kita bangun jiwa kuatnya, kita bangun masa depan Susana dan teman-temannya. Susana, kami bersamamu…

Kita bisa berdonasi melalui  kitabisa.com/nupeduliasmat  dan rekening NU CARE-LAZISNU BCA: 0680192677 a.n Yayasan Lembaga Amil Zakat Infaq NU.

Baca artikel terkait:
-Saat Mantan Ketua BEM FIB UI, Fuat, Cerita Soal Asmat 

-Saya Belum Teruji Untuk Menjadi Asmat

COMMENT

Click to CommentSembunyikan

No comments:

Post a Comment

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Online Shop: