Mengenal Reksadana Dan Jenis - Jenisnya

Erhaje88

Bagi anda yang sudah sadar akan pentingnya keuangan untuk masa depan, mungkin sudah sering mendengar kata investasi reksa dana, atau bahkan sudah menggunakannya? Tapi untuk yang belum tahu, investasi reksadana mungkin masih sering dianggap sulit dan membingungkan untuk dilakukan. Padahal, kalau anda mengetahui jenis-jenis dan keuntungannya, anda tidak akan bingung lagi.

Untuk itu, mari kita mengenal reksadana dan jenis-jenisnya:

Investasi Reksadana
ilustrasi Resakdana

Investasi Reksadana

Reksadana adalah wadah dan pola pengelolaan dana/modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi dalam instrumen-instrumen investasi yang tersedia di pasar dengan cara membeli unit penyertaan reksadana.

Dana inilah yang kemudian dikelola oleh Manajer Investasi ke dalam portofolio investasi, baik berupa saham, obligasi, pasar uang, atau efek/sekuriti lainnya.

Dengan kata lain, reksadana adalah kumpulan dana dari investor (masyarakat) yang akan dikelola oleh Manajer Investasi untuk ditempatkan di instrumen investasi seperti saham, surat utang (obligasi), pasar uang, dan yang lainnya, agar diperoleh imbal hasil (return) yang maksimal.

Apa itu Manajer Investasi? Manajer Investasi adalah pihak yang memiliki kemampuan dan keahlian dalam mengelola aset dari investasi reksadana secara profesional. Jadi, kita hanya perlu menginvestasikan dana. Sangat cocok untuk orang yang tidak memiliki banyak waktu untuk mengelola investasi sendiri karena ada Manajer Investasi yang siap membantu. Manajer Investasi itu sendiri biasanya bisa berupa perusahaan atau perorangan.
Katanya reksa dana banyak jenisnya, apa saja sih?

Jenis-jenis Investasi Reksadana

Sebelum memulai investasi reksadana, ada baiknya kita mengetahui jenis-jenis reksadana itu sendiri sebab setiap jenis memiliki instrumen investasi yang berbeda-beda. Dan, kunci sukses investasi ini memang berdasarkan kecocokan antara jenis atau instrumen yang dipilih dengan tujuan keuangan kita.

Berikut adalah jenis-jenis investasi reksa dana yang bisa kita pilih:

1. Reksa dana saham, keuntungan paling tinggi tapi risiko paling besar (>5 tahun)

Ini adalah jenis investasi reksadana yang keuntungannya paling tinggi di antara jenis yang lainnya, tapi ini juga yang risikonya paling besar, sebab dalam reksadana jenis ini, Manajer Investasi menempatkan dana investor ke instrumen saham. Risiko reksadana ini paling besar karena fluktuasi harga saham yang rata-rata sangat tajam. Oleh sebab itu, reksadana saham sebaiknya untuk investasi jangka panjang di atas 5 tahun.

2. Reksadana pendapatan tetap, menggunakan obligasi sebagai instrumennya (1-3 tahun)

Memanfaatkan surat utang (obligasi) sebagai instrumennya, investasi ini cocok untuk tujuan keuangan dengan target pencapaian 1-3 tahun. Kinerja reksa dana pendapatan tetap didorong oleh perubahan suku bunga acuan Bank Indonesia. Penurunan BI rate akan mendorong kenaikan harga obligasi yang merupakan instrumen penempatan reksa dana ini.

3. Reksa dana campuran, bisa menggunakan instrumen saham, obligasi, atau pasar uang (3 - 5 tahun)

Reksa dana ini menawarkan kombinasi investasi dalam berbagai instrumen seperti saham, obligasi, dan pasar uang. Tujuannya untuk memperoleh keuntungan dalam jangka panjang. Sangat cocok untuk tujuan keuangan dengan target pencapaian 3 - 5 tahun. Keunggulan reksa dana ini adalah instrumen investasinya bisa lebih fleksibel sebab Manajer Investasi bisa meracik instrumennya dengan berbagai instrumen.

4. Reksa dana pasar uang, risiko paling rendah (>1 tahun)

Investasi Reksadana - Pasar Uang

Reksa dana pasar uang adalah jenis investasi reksa dana yang paling aman karena risikonya adalah risiko yang paling rendah. Jenis reksa dana ini melakukan investasi 100% pada instrumen pasar uang.

Kenapa disebut sebagai salah satu jenis reksadana yang berisiko paling rendah? Sebab investasi ini terdiri dari instrumen keuangan yang lebih stabil, seperti deposito dan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) jika dibandingkan saham, obligasi, dan instrumen investasi lainnya. Oleh karena itu, jenis investasi yang satu ini sangat cocok untuk pemula yang baru ingin mencoba dan memiliki tujuan keuangan di bawah satu tahun.

Selain itu, reksadana pasar uang juga memiliki banyak keuntungan lain untuk investor pemula, yaitu:

• Keuntungan imbal hasil (return) yang didapat lebih tinggi dibandingkan dengan deposito biasa.
• Dana minimum investasi bisa dimulai dari Rp10.000.
•  Dana dapat ditambah atau dicairkan kapan saja.
• Dana investasimu tidak akan dipotong oleh pajak.
•  Risiko paling rendah, cocok untuk pemula.

Perlu diketahui, setiap jenis reksadana di atas memiliki karakteristik sendiri. Tergantung anda mau memilih yang mana. Pastikan juga yang dipilih memang sesuai dengan tujuan dan profil keuangan anda.

Ketika sudah paham mengenai pengertian, jenis-jenis dan keuntungannya masing-masing, jika ada minat untuk memulai berinvestasi reksadana, anda bisa mulai mencoba berinvestasi disini.

Investasikan Uangmu di BukaReksa

BukaReksa adalah layanan yang menyediakan produk Reksa Dana bagi pengguna Bukalapak untuk berinvestasi dengan aman.

Mulai Investasi Sekarang
Diawasi oleh: Otoritas Jasa Keuangan APERD oleh: Bareksa

Namun jika memang belum paham betul, anda bisa mengetahui cara-caranya disini.

[blog bukalapak]

COMMENT

Click to CommentSembunyikan

No comments:

Post a Comment

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Online Shop: BUKAYANGBAIK May 2018