Begini Cara Efektif Lenyapkan Berita Provokatif

Erhaje88

Mungkin diantara kita ada yang bertanya, kenapa kita tidak pernah menjumpai bait-bait syair yang mencaci maki Nabi Muhammad dan para sahabatnya? Apakah memang penyair-penyair Quraisy itu tidak pernah menghina dan mencaci Nabi Muhammad dan para shahabatnya?

Jawabnya, Tentu saja mereka sering membuat syair-syair cacian untuk Nabi Muhammad dan para sahabatnya.
Tapi kenapa syair-syair cacian dan celaan tersebut tidak ada yang kita ketahui sekarang?

(Stop berita provokasi!)


Jawabnya adalah karena para sahabat tidak ada yang memperdulikannya, tidak ada yang membicarakannya, apalagi menyebarluaskannya, sehingga seiring waktu, hilanglah syair-syair celaan dan hinaan tersebut ditelan masa.

Perilaku para sahabat ini sangat baik sekali jika kita tiru di medsos, yaitu dengan tidak menanggapi berita yang provokatif, tidak membicarakannya, apalagi menyebarluaskannya. Lambat laun pasti berita tersebut akan segera hilang. Biarkan saja lewat di beranda kita tanpa tanggapan dan respon.

Dalam sebuah riwayat, Umar RA pernah berkata:
ﺃﻣﻴﺘﻮﺍ ﺍﻟﺒﺎﻃﻞ ﺑﺎﻟﺴﻜﻮﺕ ﻋﻨﻪ، ﻭﻻ ﺗﺜﺮﺛﺮﻭﺍ ﻓﻴﻪ، ﻓﻴﻨﺘﺒﻪ ﺍﻟﺸﺎﻣﺘﻮﻥ
"Matikanlah kebatilan dengan mendiamkannya, janganlah kalian meributkannya sehingga didengar oleh orang yang menyukainya (senang dengan bencana orang lain)"

Semoga kita termasuk golongan yang ada dalam pernyataan shahabat Umar yang tertulis dalam kitab Hilyah Auliya':
ﺇﻥَّ ﻟﻠﻪ ﻋﺒﺎﺩًﺍ ﻳُﻤﻴﺘﻮﻥ ﺍﻟﺒﺎﻃﻞ ﺑﻬﺠﺮﻩ، ﻭﻳﺤﻴﻮﻥ ﺍﻟﺤﻖَّ ﺑﺬﻛﺮﻩ ”.
"Sesungguhnya Allah memiliki hamba yang mematikan kebatilan dengan cara meninggalkannya, dan menghidupkan kebenaran dengan cara menyebutnya".

(M Afifudin Dimyathi)

Jombang, 8 Februari 2018

COMMENT

Click to CommentSembunyikan

No comments:

Post a Comment

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Online Shop: