Politisi Wuka

Erhaje88

Seorang politisi bersemangat tinggi mendatangi perkampungan suku terasing untuk berkampanye. Di depan warga suku, di ladang ketela yang habis dipanen, politisi kita berpidato berapi-api.

"Saya datang ke sini, karena saya mencintai Saudara-saudara semua!"



"Wuukaaaa...!!!" orang-orang berteriak serempak sambil mengepalkan tangan ke udara. Politisi kita jadi kian membara semangatnya.

"Dengan sepenuh hati akan saya perjuangkan kemakmuran untuk Saudara-saudara!"

"Wuukaaaa...!!!"

"Perumahan yang lebih baik!"

"Wuukaaaa...!!!"

"Makanan yang lebih lezat dan bergizi!"

"Wuukaaaa...!!!"

"Pendidikan!"

"Wuukaaaa...!!!"

"Kesehatan!"

"Wuukaaaa...!!!"

"Kehidupan yang lebih bermartabat!"

"Wuukaaaa...!!!"

Itu sungguh kampanye yang gegap-gempita dan alangkah meriahnya.

Usai kampanye, politisi meninjau perkampungan diiringkan Kepala Suku. Ia pun tertarik pada bangunan besar tepat di tengah perkampungan itu.

"Bangunan apa itu?"

"Kandang kuda".


"Kuda?"

"Ya. Kami menggunakan kuda untuk berburu. Kuda-kuda milik semua warga disimpan di kandang itu".

Lagi-lagi politisi kita bangkit semangatnya. Kebetulan sekali ia sendiri adalah penggemar kuda yang fanatik. Matanya kontan berbinar becahaya:

"Saya ingin melihat kuda-kudanya!"

"Oh, silahkan. Tapi hati-hati melangkah ya... sayang sepatu Bapak nanti kalau sampai menginjak wuka...!"

"?!?!?!?!"

(Oleh KH Yahya Cholil Staquf, Katib Aam PBNU)

COMMENT

Click to CommentSembunyikan

No comments:

Post a Comment

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Online Shop: BUKAYANGBAIK May 2018