Tak Perlu Jokowi, Cukup Emak - Emak Yang 'Nasehati' Anies-Sandi

Erhaje88

Oleh: Yusuf Muhammad

Siapa yang tak kenal pasukan Emak-Emak Wonder Women dari kabinet kerja Presiden Joko Widodo? Ada ibu Susi Pudjiastuti, ada Ibu Retno Marsudi, ada ibu Khofifah Indar Parawansa dan ada Ibu Sri Mulyani. Saya melihat 'emak - emak' menteri pak Jokowi ini sangat dominan muncul di media karena kinerjanya yang luar biasa.


Kemampuan Sri Mulyani dalam bidang keuangan tak dapat diragukan lagi. Beliau wanita Indonesia pertama yang menjabat sebagai Managing Director of the World Bank Group. Kemudian beliau mengundurkan diri dan masuk dalam jajaran kabinet kerja era pak Jokowi.

Ketika melihat anggaran belanja pegawai, salah satunya perjalanan dinas PNS DKI yang dianggap tidak rasional, maka Sri Mulyani pun langsung menegur Anies pada acara Musrenbang DKI di Balai Kota.

Sri Mulyani menyebut, perjalanan dinas PNS DKI Jakarta tiga kali lipat lebih tinggi dari apa yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

"Satuan biaya uang harian perjalanan dinas di DKI sama Pusat hampir 3 kali lipatnya, Rp 1,5 juta per orang per hari di DKI, standar nasional itu hanya Rp 480 ribu per orang per hari," kata Sri Mulyani saat acara Musrenbang DKI Jakarta di Balai Kota, Jakarta, Rabu (27/12/2017).

Anies pun berencana akan merevisinya. Selain itu, terkait TGUPP, Anies juga akan membentuk tim khusus untuk mengkaji dan merevisinya. Tidak perlu Jokowi, cukup Emak-emak yang menasehati Anies-Sandi.

Tapi kadang saya berfikir. Ini sudah berapa bulan kok masih sibuk otak-atik hal yang begituan? Kapan kerjanya? Atau jangan-jangan tidak bisa kerja? Atau ini akibat sibuk menata kata-kata?
Aah, Sudahlah... biar mereka diurus emak-emak saja...

COMMENT

Click to CommentSembunyikan

No comments:

Post a Comment

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Online Shop: