Sanggahan Untuk Ust. Abdul Somad Yang Haramkan Hari Ibu

Erhaje88

Oleh: Ma'ruf Khozin*

Hari Ibu Menyerupai Orang Kafir?
Dalam banyak hal kita memang diperintahkan oleh Nabi kita, Sayidina Muhammad shalallahu alaihi wasallam agar tidak sama dengan orang di luar agama kita, khususnya Yahudi dan Nasrani. Misalkan masalah Salam seperti dalam hadis berikut:


« ﻟﻴﺲ ﻣﻨﺎ ﻣﻦ ﺗﺸﺒﻪ ﺑﻐﻴﺮﻧﺎ، ﻻ ﺗﺸﺒﻬﻮﺍ ﺑﺎﻟﻴﻬﻮﺩ ﻭﻻ ﺑﺎﻟﻨﺼﺎﺭﻯ، ﻓﺈﻥ ﺗﺴﻠﻴﻢ ﺍﻟﻴﻬﻮﺩ ﺍﻹﺷﺎﺭﺓ ﺑﺎﻷﺻﺎﺑﻊ، ﻭﺗﺴﻠﻴﻢ ﺍﻟﻨﺼﺎﺭﻯ ﺍﻹﺷﺎﺭﺓ ﺑﺎﻷﻛﻒ »

"Orang yang menyerupai dengan selain kami bukanlah termasuk golongan kami. Janganlah kalian menyerupai Yahudi dan Nasrani. Salam orang Yahudi adalah dengan isyarat jari. Dan salam orang Nasrani adalah isyarat dengan telapak tangan" (HR Tirmidzi)

Lalu apakah setiap ada kesamaan dengan agama harus ditinggalkan? Tidak juga, ulama kita memberikan 2 kriteria Tasyabbuh yang tidak diperbolehkan. Syekh Ibnu Najim Al-Misri dari Madzhab Hanafi berkata:

ﺛﻢ ﺍﻋﻠﻢ ﺃﻥ ﺍﻟﺘﺸﺒﻴﻪ ﺑﺄﻫﻞ ﺍﻟﻜﺘﺎﺏ ﻻ ﻳﻜﺮﻩ ﻓﻲ ﻛﻞ ﺷﻲﺀ ﻭﺇﻧﺎ ﻧﺄﻛﻞ ﻭﻧﺸﺮﺏ ﻛﻤﺎ ﻳﻔﻌﻠﻮﻥ ﺇﻧﻤﺎ ﺍﻟﺤﺮﺍﻡ ﻫﻮ ﺍﻟﺘﺸﺒﻪ ﻓﻴﻤﺎ ﻛﺎﻥ ﻣﺬﻣﻮﻣﺎ ﻭﻓﻴﻤﺎ ﻳﻘﺼﺪ ﺑﻪ ﺍﻟﺘﺸﺒﻴﻪ ﻛﺬﺍ ﺫﻛﺮﻩ ﻗﺎﺿﻲ ﺧﺎﻥ ﻓﻲ ﺷﺮﺡ ﺍﻟﺠﺎﻣﻊ ﺍﻟﺼﻐﻴﺮ ﻓﻌﻠﻰ ﻫﺬﺍ ﻟﻮ ﻟﻢ ﻳﻘﺼﺪ ﺍﻟﺘﺸﺒﻪ ﻻ ﻳﻜﺮﻩ ﻋﻨﺪﻫﻤﺎ

"Ketahuilah bahwa Tasyabuh (menyerupai) dengan Ahli kitab tidak makruh dalam semua hal. Kita makan dan minum, mereka juga melakukan hal itu. Keharaman dalam tasyabuh adalah (1) Sesuatu yang tercela (2) Kesengajaan meniru mereka. Sebagaimana disampaikan oleh Qadli Khan dalam Syarah Jami' Shaghir. Dengan demikian jika tidak bertujuan menyerupai ahli kitab maka tidak makruh" (Al-Bahr Ar-Raiq 2/11)

Ketentuan kita melakukan sebuah peringatan disampaikan oleh Mufti Al-Azhar, Syekh Athiyyah Shaqr:

ﻓﺎﻟﺨﻼﺻﺔ ﺃﻥ ﺍﻻﺣﺘﻔﺎﻝ ﺑﺄﻳﺔ ﻣﻨﺎﺳﺒﺔ ﻃﻴﺒﺔ ﻻ ﺑﺄﺱ ﺑﻪ ﻣﺎ ﺩﺍﻡ ﺍﻟﻐﺮﺽ ﻣﺸﺮﻭﻋﺎ ﻭﺍﻷﺳﻠﻮﺏ ﻓﻰ ﺣﺪﻭﺩ ﺍﻟﺪﻳﻦ

Kesimpulan, peringatan dengan momen apapun yang baik, adalah boleh. Selama tujuan dibenarkan dan pelaksanaan berada dalam koridor agama (Fatawa Al-Azhar)

Kita pun telah tahu bahwa tujuan dalam hari Ibu adalah hal yang dibenarkan dalam Islam. Cara melaksanakan hal tersebut juga berupa sedekah, jamuan, dan cara lain yang tidak sampai melanggar hukum Islam.
Terlebih lagi masalah ini sudah difatwakan oleh Syekh Ali Jumat dari Mesir, seperti yang terdapat di Facebook Ust. Nur Hasim.

*Anggota Aswaja NU Center PWNU Jatim

COMMENT

Click to CommentSembunyikan

No comments:

Post a Comment

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Online Shop: BUKAYANGBAIK May 2018