Hukum Membuka Aurat Saat Berwudlu

Erhaje88

Oleh: Ma'ruf Khozin


Membuka Aurat Saat Berwudlu
Hukumnya adalah makruh, seperti yang disampaikan oleh Ulama Madzhab Malikiyah:

[ ﻣﻜﺮﻭﻫﺎﺕ ﺍﻟﻮﺿﻮﺀ ‏] ﺍﻟﺮﺍﺑﻌﺔ : ﻟﻢ ﻳﺘﻌﺮﺽ ﻟﻤﻜﺮﻭﻫﺎﺗﻪ ﻭﻋﺪﻫﺎ ﺑﻌﻀﻬﻢ ﺳﺘﺔ : ﺍﻹﻛﺜﺎﺭ ﻣﻦ ﺻﺐ ﺍﻟﻤﺎﺀ، ﻭﺍﻟﻮﺿﻮﺀ ﻓﻲ ﺍﻟﺨﻼﺀ، ﻭﻛﺸﻒ ﺍﻟﻌﻮﺭﺓ، ﻭﺍﻟﻜﻼﻡ ﻓﻲ ﺃﺛﻨﺎﺋﻪ ﺑﻐﻴﺮ ﺫﻛﺮ ﺍﻟﻠﻪ، ﻭﺍﻟﺰﻳﺎﺩﺓ ﻓﻲ ﺍﻟﻤﻐﺴﻮﻝ ﻋﻠﻰ ﺛﻼﺙ

jawaban pertanyaan kenapa harus berwudhu sebelum kita shalat

Kemakruhan dalam berwudlu. Sebagian ulama menyebutkan kemakruhan dalam berwudlu ada 6. Yaitu berlebihan dalam menyiram air, wudlu di jeding yang ada WC nya, MEMBUKA AURAT, menambah basuhan lebih dari 3x... (Fawakih Dawani 1/146)

Diantara dalil yang dijadikan sumber ijtihad adalah:

ﻳﺎ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻮﺭﺍﺗﻨﺎ ﻣﺎ ﻧﺄﺗﻲ ﻣﻨﻬﺎ ﻭﻣﺎ ﻧﺬﺭ؟ ﻗﺎﻝ : ‏« ﺍﺣﻔﻆ ﻋﻮﺭﺗﻚ ﺇﻻ ﻣﻦ ﺯﻭﺟﺘﻚ ﺃﻭ ﻣﺎ ﻣﻠﻜﺖ ﻳﻤﻴﻨﻚ ‏» ، ﻓﻘﺎﻝ : ﺍﻟﺮﺟﻞ ﻳﻜﻮﻥ ﻣﻊ ﺍﻟﺮﺟﻞ؟ ﻗﺎﻝ : ‏« ﺇﻥ ﺍﺳﺘﻄﻌﺖ ﺃﻥ ﻻ ﻳﺮﺍﻫﺎ ﺃﺣﺪ ﻓﺎﻓﻌﻞ ‏» ، ﻗﻠﺖ : ﻭﺍﻟﺮﺟﻞ ﻳﻜﻮﻥ ﺧﺎﻟﻴﺎ، ﻗﺎﻝ : ‏« ﻓﺎﻟﻠﻪ ﺃﺣﻖ ﺃﻥ ﻳﺴﺘﺤﻴﺎ ﻣﻨﻪ »:

Sahabat: "Wahai Rasulullah, mana aurat yang kami tutup dan yang boleh dibiarkan?" Nabi: "Jagalah Aurat mu kecuali untuk istrimu atau budaknya". Sahabat: "Bagaimana aurat sesama lelaki?" Nabi: "Jika engkau mampu untuk tidak dilihat oleh siapapun, maka lakukan (menutup aurat)". Sahabat: "Kalau ia sedang menyendiri?" Nabi: "Allah lebih layak untuk kita malu kepada Nya" (HR Tirmidzi, Ibnu Majah dll)

ﺷ ‏( ﻋﻮﺭﺍﺗﻨﺎ ﺍﻟﺦ ‏) ﺃﻱ ﺃﻱ ﻋﻮﺭﺓ ﻧﺴﺘﺮﻫﺎ ﻭﺃﻱ ﻋﻮﺭﺓ ﻧﺘﺮﻙ ﺳﺘﺮﻫﺎ ]

*Untuk literasi huruf (ﺽ ) saya masih menggunakan 'dl' seperti wudlu'. Hal ini supaya sejalan dengan wadah perjuangan Ahlisunnah wal Jamaah Nahdlatul Ulama

COMMENT

Click to CommentSembunyikan

No comments:

Post a Comment

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Online Shop: BUKAYANGBAIK May 2018