Menukar Rajawali Denhan Emprit

Erhaje88

Oleh: Herry Tjahjono

Di tengah pusaran pemberitaan Setnov - kita jangan pernah lupa satu orang yang sejak awal sudah berdiri tegak di atas poros kebenarannya - Ahok.
Dialah, seperti kata Nazaruddin: satu-satunya orang yang menolak keras pengadaan proyek e-KTP. Kebersihan hati dan cintanya pada rakyat membuat Ahok mampu 'meramalkan' bahwa proyek ini akan jadi badai politik.

Foto Herry Tjahjono.

Dan kini nalurinya terbukti. Badai itu datang, dagelan politik di tengah trilyunan uang rakyat yang dijarah. Para politikus busuk tetap hanya peduli akan keselamatan diri dan kekuasaan. Dagelan memuakkan digelar tanpa malu.

Dan rakyat hanya bisa melampiaskan frustrasinya melalui meme dan status di dunia maya. Ahok, lelaki itu sudah tahu apa yang akan terjadi - bukan karena dia 'sakti' - tapi karena kedalaman cintanya yang meluap pada bangsa dan rakyat. Rasa cinta itulah yang melahirkan ketajaman, kepedulian dan perjuangan.

Meski akhirnya dia dijerembabkan ke pojok gelap, tapi rakyat semakin paham: Demikian langkanya mencari lelaki sekaligus pemimpin rajawali seperti Ahok di negeri ini.

Lalu,menukar pemimpin rajawali itu dengan pemimpin emprit yang hanya riuh berceloteh - sungguh kecerobohan massal yang akan disesali sepanjang hidup....

COMMENT

Click to CommentSembunyikan

No comments:

Post a Comment

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Online Shop: