NU Cirebon Tolak Si Pendukung Khilafah, Bachtiar Nasir, Isi Taushiyah Pembukaan MTQ

Erhaje88

MENDUKUNG SIKAP NU CIREBON MENOLAK KEHADIRAN & CERAMAH BACHTIAR NASIR, PENDUKUNG KHILAFAH

Bachtiar Nasir juga pernah ngetwit, “Selangkah lagi Jokowi KAFIR kan Indonesia”

Dalam beberapa hari ini beredar viral sebuah undangan di internet, Bachtiar Nasir akan mengisi di acara di MTQ di Kota Cirebon. Kemudian muncul penolakan dari Pengurus NU Kabupaten Cirebon atas kehadiran Bachtiar Nasir itu yang beragumentasi kalau ceramah Bachtiar Nasir tidak pernah menyejukkan.
Saya mendukung sikap Pengurus NU Cirebon dan kita pun harus mendukungnya. Bachtiar Nasir tidak hanya terkenal kalau ceramah-ceramahnya tidak menyejukkan, tapi juga pendukung Khilafah. Berikut bukti kalau Bachtiar Nasir pendukung Khilafah silakan tonton video di sini youtu.be/q1ySOkfuUTU khususnya mulai menit 06:28.

Selain itu juga twit-twit yang bisa diduga kuat dari Bachtiar Nasir mengaitkan kepemimpinan Jokowi dengan isu SARA dan kekafiran. Dan Bachtiar Nasir pernah menuduh Jokowi “selangkah lagi akan KAFIR kan Indonesia”. Cek di sini http://m.voa-islam.com/news/opini/2014/03/17/29532/bachtiar-nasir-selangkah-lagi-jokowi-membuat-indonesia-kafir/
Maka, sebagai bentuk implementasi Perppu No 2 tahun 2017 yang melarang ormas-ormas yang bertentangan dengan Pancasila, termasuk pendukungnya, Pemerintah Kota Cirebon harusnya melaksanakan aturan ini.

Selain itu kelayakan Bachtiar Nasir sebagai pembicara dalam momen MTQ juga bisa dipertanyakan, dia tidak dikenal sebagai ahli Al-Quran dan mutakhashshish (spesialis) studi Al-Quran. Padahal ahli-ahli Al-Quran yang ada di Cirebon sangat banyak dan bisa memberikan ceramah yang menentramkan. Misalnya ahli Quran yang asli dari Cirebon adalah Prof. Dr. KH. Ahsin Sakho Muhammad yang pernah menjadi Rektor Institut Ilmu Quran (IIQ) Jakarta, yang sangat mendalami studi Quran, khususnya qiraat.

Maka, patut diduga kalau Bachtiar Nasir tetap dipaksakan hadir di MTQ itu sementara sudah ada penolakan dan kelayakannya sebagai pembicara juga dipertanyakan, serta ia sebagai pendukung Khilafah, maka momen itu bukan lagi sebuah pergelaran MTQ yang mulia, tapi bisa ditunggangi oleh usaha-usaha yang bisa memecah belah umat.
Surat Penolakan NU Cirebon terhadap Kehadiran Bachtiar Nasi

Oleh karena itu, kearifan pemimpin-pemimpin di Kota Cirebon saat ini sedang ditunggu. Baik dari Muspida, DPRD dan lain-lainnya, semoga momen MTQ yang mulia jangan sampai ditunggangi oleh gerakan-gerakan pro Khilafah dan bisa memecah belah umat.
(Mohamad Guntur Romli)

COMMENT

Click to CommentSembunyikan

No comments:

Post a Comment

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Online Shop: BUKAYANGBAIK May 2018