Multi Agama Dan Alasannya

Erhaje88

Oleh: M Kholid Syeirazi*

Apa susahnya bagi Allah untuk membuat hanya satu agama bagi seluruh umat manusia? Tidak sulit sama sekali! Nyatanya banyak agama bagi manusia dan Allah membiarkan itu terjadi. Seandainya Dia mau, manusia cukup punya satu agama, dengan satu syariat, untuk mendekati Tuhan dan menjalani kehidupan yang baik. QS. Yunus/10: 99 menegaskan:

ﻭَﻟَﻮْ ﺷَﺎﺀَ ﺭَﺑُّﻚَ ﻟَﺂﻣَﻦَ ﻣَﻦ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ﻛُﻠُّﻬُﻢْ ﺟَﻤِﻴﻌًﺎ ﺃَﻓَﺄَﻧﺖَ ﺗُﻜْﺮِﻩُ ﺍﻟﻨَّﺎﺱَ ﺣَﺘَّﻰٰ ﻳَﻜُﻮﻧُﻮﺍ ﻣُﺆْﻣِﻨِﻴﻦَ
"Dan jika Tuhan-mu mau, niscaya semua orang di muka bumi ini beriman. Apa kamu mau paksa manusia semuanya beriman?"

Ini pernyataan retoris. Agama samawi ada tiga: Yahudi, Nasrani, dan Islam. Masing-masing pemeluk meyakini monopoli kebenaran agamanya. Itu sah-sah saja asal dalam ruang privat masing-masing, di rumah dan kamar sendiri-sendiri. Tetapi jika diedarkan di ruang publik yang multikultur-multiagama, akan terjadi perang klaim. Manusia akan berkelahi atas nama kebenaran.

Saya berpandangan, semua agama bersumber dari Mata Air Kebeneran yang disebut manusia dengan banyak nama: Allah, Yahweh, Sang Hyang Widhi, dst. Makin jauh aliran air, makin jauh dari sumbernya. Allah lantas menurunkan Nabi untuk membersihkan air dan salurannya yang tercemar. Setiap kali datang Nabi, ada gelombang arus balik menuju sumber asal, meski tidak sedikit perlawanan dari kaum penentang yang keras kepala. Jumlah Nabi banyak sekali, sebagian dituturkan kisahnya, sebagian tersembunyi.

Saya menduga, agama-agama yang punya pengikut sampai sekarang, termasuk Hindu, Budha, dan Khong Hu Cu bersumber dari Mata Air Kebenaran yang mengalir dan melewati semak-semak sejarah berabad-abad, jatuh dari tangan ke tangan, ditadah dari satu tempayan ke tempayan, hingga disebut sebagai produk dari karsa manusia. Dia tidak dianggap sebagai Agama Langit, padahal tidak ada kebenaran sejati yang tidak bersumber dari-Nya. Dan kita sekarang hidup di negara multiagama, wadah terbaik untuk mengalami sendiri firman Allah dalam QS, Yunus/10: 99. Seandainya Allah mau, bukankah mudah sekali untuk menjadikan Islam sebagai satu-satunya agama di muka bumi ini, termasuk di bumi pertiwi?

Jika sekarang ada yang bilang agama selain Islam harus dibubarkan, silakan Anda uji sendiri dengan firman Allah:

"Dan jika Tuhan-mu mau, niscaya semua orang di muka bumi ini beriman. Apa kamu mau paksa manusia semuanya beriman?"

*Sekjen ISNU

COMMENT

Click to CommentSembunyikan

No comments:

Post a Comment

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Online Shop: BUKAYANGBAIK May 2018