Catatan 22 Oktober 1945 | Asal Usul Lahirnya Hari Santri

Erhaje88

CATATAN 22 OKTOBER 1945
SELAMAT HARI SANTRI NASIONAL
1. Resolusi Jihad NU 22 Okt 1945 adalah bentuk peneguhan komitmen NU terhadap NKRI. Komitmen awal NU terhadap negeri ini adalah Keputusan Muktamar NU 1935 di Banjarmasin.
2. Pertempuran Surabaya berlangsung dari 25 Okt - 10 Nop 1945 ( selama dua minggu).
3. Yang menyobek bagian biru dari bendera Belanda itu Hasyim, anak Ansor yg berasal dari Madura. Yang menembak Brigjen Mallaby itu Harun, santri Tebuireng.

4. Tulang punggung pertempuran Surabaya itu warga NU terutama dari pasukan Hizbullah dan Lasykar Sabilillah. Walaupun dari komponen lainnya tentu terlibat juga spt Lasykar BPRI pimpinan Sutomo atau Bung Tomo.
5. Lasykar BPRI sebenarnya lasykar kecil, hanya kebetulan punya pemancar radio kecil dengan jarak pancar sekitar 1000 m. Pemancar radio ini bersipat mobil, bisa dipindah2.
6. Banyak tokoh pejuang di Jawa Timur dari berbagai badan kelasykaran yang biasa datang dan berkonsultasi dengan para kiai terutama dgn Kiai Hasyim Asy'ari, termasuk Bung Tomo.
7. Karena Bung Tomo suka pidato melalui radio BPRI itu, atas perintah Kiai Hasyim Asy'ari pidato nya dimulai dan diakhiri dgn pekik merdeka sebanyak tiga kali.
8. Pekik merdeka itu sendiri dari Otto Iskandar di Nata. Pekik itu tadinya "Indonesia Merdeka" tapi kemudian menjadi "Merdeka" saja.

9. Waktu puncak pertempuran tgl 10 Nop 1945 dimana Brigjen Mallaby ditembak, Bung Tomo tdk ada di Surabaya. Dia sedang pergi ke Mojokerto.
10. Salah seorang pelaku besar pertempuran Surabaya itu Kiai Abbas dari Buntet Pesantren.
11. Diberbagai buku yg ditulis orang ttg pertempuran Surabaya ini peran NU dikecilkan terutama oleh Prof Nugroho Notosutanto.
12. Banyak pertempuran besar dimana motornya adalah tokoh-tokoh NU melalui Lasykar Hizbullah/ Sabilillah yang mau dihapus orang dari dari sejarah, spt Pertempuran Citarum 1947. Kalau saja tidak ada sajak Chairil Anwar "Antara Krawang Bekasi" yg legendaris itu, cerita Pertempuran Citarum itu mungkin diangga tidak ada.

13. Panglima (resminya Ketua Markas Besar) Lasykar Hizbullah itu Kiai Zainul Arifin dan Panglima Lasykar Sabilillah itu Kiai M Masykur.

Selamat Hari Santri Nasional, 22 oktober 2017 Semoga kita bisa meneladani perjuangan para Ulama dan Para pejuang yg telah berkorban dg segenap jiwa raganya demi mempertahankan NKRI

COMMENT

Click to CommentSembunyikan

No comments:

Post a Comment

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Online Shop: BUKAYANGBAIK May 2018