Mengaku Tidak Menyesal, Akhirnya Jonru Ditetapkan Sebagai Tersangka Ujaran Kebencian

Erhaje88

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, menetapkan Jonru Ginting sebagai tersangka dan dilakukan penahanan, terkait kasus dugaan ujaran kebencian melalui media sosial.

Polisi Tetapkan Jonru Ginting Sebagai Tersangja

"Tadi malam setelah gelar perkara dinaikan statusnya menjadi tersangka," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Jumat (29/9).
Kuasa hukum Jonru, Djuju Purwantoro juga membenarkan kalau kliennya telah ditetapkan sebagai tersangka dan langsung dilakukan penahanan.

"Ya begitu, betul. Pemeriksaan dari sore kemarin itu sampai lewat tengah malam, sebetulnya dari proses penyelidikan tiba-tiba tersangka, langsung ditahan," ungkapnya.

Ia menilai, penyidik terlalu memaksakan untuk menetapkan Jonru sebagai tersangka. Karena, dalam proses pemeriksaan kemarin kliennya dipanggil sebagai saksi.

"Ya terus lanjut pemeriksaan. Kan statusnya dalam proses penyelidikan, sifatnya saksi. Jadi terlalu dipaksakan, terlalu subjektif sekali. Karena hanya gara-gara sangkaannya Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang ITE, ancamannya kan di atas 5 tahun. kalau sudah seperti itu selalu penyidik jadi memiliki keputusan yang sangat represif, luar biasa dan subjektif," katanya.

Ia menuturkan, alasan penyidik menetapkan Jonru sebagai tersangka karena sudah memiliki bukti yang cukup.

"Alasannya pasti mereka sudah memiliki bukti cukup, alasan normatif saja. Kemudian pastinya karena sangkaannya Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang ITE ancaman di atas 5 tahun, ya secara normatif sudah subjekif, kan begitu untuk menahan seseorang," tandasnya.

Jonru Ginting Mengaku Tidak Menyesal

"Saya nggak usah menyesal, nggak ada gunanya menyesal, menyesal bikin rugi kita sendiri," ujar Jonru, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (28/9).

Dikatakannya, dirinya tidak melakukan persiapan apa-apa untuk menjalani pemeriksaan. Dia siap menjalani pemeriksaan, dan siap menerima apa pun hasilnya.

"Biasa saja. Saya bukan Tuhan gitu loh. Apapun bisa terjadi, saya siap. Kalau kemarin mereka menyebut Jonru nggak berani datang, nih buktinya saya berani," ungkapnya.

Diketahui, Muannas Alaidid melaporkan pemilik akun media sosial bernama Jonru Ginting dengan nomor laporan LP/4153/VIII/Dit Reskrimsus, tertanggal 31 Agustus 2017, terkait dugaan ujaran kebencian atau hate speech melalui media elektronik yang diatur dalam Pasal 28 ayat (2) Juncto Pasal 45 ayat (2) Undang-undang RI Nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Sumber: BeritaSatu.com


COMMENT

Click to CommentSembunyikan

No comments:

Post a Comment

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Online Shop: BUKAYANGBAIK May 2018