Ajarkan Aliran Sesat, Damiri Digerebek Warga Ajibarang, Lihat Cara Shalatnya...

Erhaje88


Warga desa Karangbawang, kecamatan Ajibarang, Banyumas merasa resah dengan adanya aktivitas pengajian yang dipimpin oleh Damiri (50), warga Desa Darmakradenan Kecamatan Ajibarang. Pengajian tersebut diduga kuat menyesatkan.



Aktivitas pengajian yang berlangsung di rumah Jamingan di desa Karangbawang itu sudah berlangsung lebih kurang empat bulan, sejak akhir tahun 2016 lalu.
Selasa malam (28/3), sekitar 500 warga desa menggeruduk tempat pengajian di rumah Jamingan. Di lantai 2 dalam rumah itu, Damiri bersama 21 pengikutnya tengah menjalankan pengajian.

"Ada pengelompokan massa Selasa malam yang sudah mengepung rumah itu, saya dihubungi, mereka mengancam akan membakar rumah," kata Kepala Desa Karangbawang Budi Supraptoro, Kamis (30/3)
Ancaman warga bukan isapan jempol.

 Membumihanguskan rumah tersebut sangat mudah. Warga tinggal menyulut api di Tempat pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di depan rumah yang menjadi unit usaha Jamingan. Mereka berteriak-teriak lantang.
Damiri dan pengikutnya hanya bertahan di dalam, tak ada jalan keluar yang aman.
Budi menghubungi Polsek Ajibarang dan Koramil untuk mengamankan keadaan. Emosi massa agak redam setelah Budi bersama aparat keamanan datang menenangkan mereka.
Budi dan aparat keamanan lekas mengambil tindakan. Mereka masuk ke dalam rumah untuk menemui Damiri dan pengikutnya yang masih beraktivitas di lantai 2.

 Mengingat situasi tak kondusif, polisi mengambil sikap untuk mengamankan Damiri. Ia dibawa ke Polsek Ajibarang untuk menghindari amuk massa. Polisi juga mengamankan sepuluh jilid kitab Al Qur'an dan terjemahan yang selama ini dipakai Damiri dan pengikutnya.

"Warga ada yang bilang kalau darah mereka halal. Ini kan bahaya kalau tidak cepat cepat diamankan," katanya
Ajaran Damiri kepada pengikutnya diduga menyesatkan. Gerakan shalat yang diamalkan mereka melenceng dari tata cara shalat yang diamalkan umat Islam pada umumnya.
Setelah gerakan takbiratul ikhram di awal shalat, mereka menempelkan kedua telapak tangan seperti cara sembahyang umat Hindu.

 Damiri juga diduga tidak menggunakan Hadist dalam pengamalan ibadahnya.
(tribunjateng.com )

Begini Damiri mempraktekkan Shalat ajarannya saat di mapolsek Ajibarang, tonton videonya dibawah ini:

COMMENT

Click to CommentSembunyikan

No comments:

Post a Comment

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Online Shop: BUKAYANGBAIK May 2018