Netizen Indonesia, Minat Baca Kurang Tapi Paling Cerewet di Dunia

Erhaje88


Menurut UNESCO, minat baca orang Indonesia hanya 0,001! Indonesia berada di urutan ke-2 dari bawah dalam hal keliterasian dunia, di bawah Botswana.
Tapi lebih dari 60 juta penduduk Indonesia punya gadget, yang menjadikan Indonesia urutan ke-5 terbanyak dalam hal kepemilikan smartphone.

Namun yang menarik, meski minat baca rendah, tapi dalam hal “kecerewetan” di sosial media, penduduk Indonesia berada di urutan ke-5
sebagai negara paling cerewet di dunia. Sedangkan Jakarta adalah kota paling cerewet di dunia maya karena setiap detik ada 15 tweet.

 Dari data dan fakta diatas, anda bisa membayangkan, Tidak suka baca tapi bisa jadi penduduk paling cerewet? Jadi jangan heran jika negara Indonesia menjadi konsumen yang empuk untuk info provokasi, hoax dan Fitnah!
Apakah anda termasuk konsumen dari info-info hoax tersebut, atau justru yang paling sering like dan share hoax tersebut?”

 Dari tulisan tersebut diatas, mari kita buktikan, apakah data-data yang disebut diatas hoax, fitnah, atau hanya karangan tanpa dasar yang jelas?
Terkait dengan penyebutan bahwa “Indonesia berada di urutan ke-2 dari bawah dalam hal keliterasian dunia, di bawah Botswana.”

 Dan terkait dengan data bahwa Jakarta adalah kota dengan jumlah tweet terbanyak di dunia itu juga benar adanya. Data tersebut diambil dari semiocast.com, dimana website tersebut memang mendata terkait aktivitas sosial media termasuk twitter. Berikut ini datanya:

 Dengan melihat data dan fakta tersebut diatas, saya memang tidak bisa memastikan bahwa penyebab dari banyaknya HOAX, dan diperparah dengan banyaknya perilaku netizen Indonesia yang begitu mudah share berita hoax, diakibatkan karena minat baca mereka rendah.
Namun saya hanya berpesan, dari data yang ada tersebut diatas, harusnya sudah saatnya kita semua bercermin, jika memang buku yang kita baca sedikit yang itu bisa diartikan ilmu kita belum banyak, mohon dalam berbicara di internet itu haruslah lebih berhati-hati.

 Kondisi netizen kita hari ini, lihatlah lihat FAKTA di timline facebook atau twitter anda, begitu mudah mereka like share dan tulisan tanpa cek dan ricek kebenaranya.

 Asal beritanya menjelek-jelekan kelompok atau tokoh lain yang dibencinya, maka tanpa perlu cek kebenaranya, mereka langsung like dan share disertai dengan umpatan dan kalimat provokasi.
Ironisnya lagi, terkadang itu dilakukan oleh mereka-mereka yang katanya orang terpelajar dan berilmu.
Bisa dibayangkan bagaimana dengan mereka-mereka yang sudah ilmunya masih minim, malas baca buku, malas menelusuri benar tidaknya informasi, sudah pasti mereka akan asal like dan share informasi yang belum tentu benar, provokasi, dan memecahbelah NKRI.

 Ingatlah pepatah lama bahwa, Tong Kosong Nyaring Bunyinya. Atau pepatah lain juga sudah kita BACA dan pelajari sejak SD tentang Ilmu Padi, Semakin Banyak ISInya, semakin MERUNDUK, yang bisa diartikan bahwa semakin banyak ilmu seseorang, biasanya mereka semakin merendah dan merasa semakin banyak ilmu yang belum DIBACA [diketahui].

 Saya juga menekankan bahwa, “cerewet” di sosial media saya pikir tidak saya persoalkan selama “kecerewetanya” itu dengan menyebarkan informasi yang BENAR dan bermanfaat, serta bisa dipertanggungjawabkan dunia akhirat, dengan bahasa yang santun dan dengan akhlaq yang baik.
Namun jika sampai “kecerewetan” netizen Indonesia didominasi oleh kecerewetan yang NEGATIF, apakah kita tidak malu jadi tertawaan dan hinaan bangsa lain dengan sebutan, “SUDAH MINAT BACA BUKU RENDAH, TAPI PALING CEREWET DI DUNIA!”

Tonton video berikut ini:

Sumber:
Aribicara/Blogdetik

COMMENT

Click to CommentSembunyikan

No comments:

Post a Comment

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Pesan Tiket Langsung di Tiket.com: