Mengapa Gereja Dijaga, Pengajian Dibubarkan?

Erhaje88




Banyak yang menuding Banser kebangetan dengan membubarkan acara pengajian yang diisi oleh Khalid Basalamah. Di Surabaya dan Sidoarjo Banser dan Ansor meminta panitia membubarkan acara tersebut.

Beberapa media online yang berafiliasi paham Wahabi menuding pasukan ijo (demikian ia menyebut) telah membubarkan pengajian tersbut. Sekedar klarifikasi, Banser dan Ansor tidak pernah membubarkan pengajian manapun. 
  Ansor dan Banser hanya mencegah dan menolak para dai atau ustad yang dinilai dapat merusak Bhinneka Tunggal Ika. Banser tidak ingin keharmonisan antar suku maupun antar agama tercabik cabik oleh ustad ustad provokator pemecah ummat.

Sejenak kita flash back ke masa silam.
 Dulu PKI mencaci maki, menghasut dan provokasi massa dengan fitnah dan kata kata keji atas nama revolusi. Mereka mengatakan kyai bagian dari tujuh setan desa, ulama adalah kaum borjuis yang harus dihancurkan.
  Jika mereka orasi kemudian diturunkan dan dibubarkan maka akan dianggapp melawan revolusi. 
 Tapi kalau mereka yang menurunkan dan membubarkan ceramah kyai, mereka bilang bagian dari revolusi.

Sekarang ada kaum yang suka mencaci maki, menghasut dan provokasi ummat dengan fitnah dan kata kata keji atas nama agama. Mereka mengatakan kyai atau ustadz yang tidak sama dengan mereka adalah kafir, munafik, dianggap ulama su', ulama bayaran, kyai buta, kyai sipilis dan berbagai caci maki lainnya. 

Jika mereka provokasi ummat kemudian diturunkan dan dibubarkan, maka akan dianggap melawan agama dan melecehkan ulama. Tapi jika mereka membubarkan dan mengusir ulama atau kyai sebagaimana yang merka lakukan terhadap Gus Dur di Purwakarta merka bilang itu nahi mungkar. Mereka membubarkan orang baca maulid dengan alasan bid'ah.

Kelakuan PKI dan kelompok ini kok kelihatannya sama persis ya, suka caci maki ulama dan kyai karena berbeda dengan mereka, merasa benar sendiri, suka mengerahkan massa untuk menekan lawan demi memenuhi kehendaknya dan tidak segan segan menggunakan kekerasan, mereka juga sama sama mengatasnamakan rakyat/ummat. 
 Hanya topengnya yang berbeda. PKI bertopeng Revolusi, sedangkan kelompok radikal yg sekarang bertopeng agama.

Jadi siapa sebetulnya yang waras?

COMMENT

Click to CommentSembunyikan

No comments:

Post a Comment

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Pesan Tiket Langsung di Tiket.com:

BUKAYANGBAIK May 2018