Melawan Keangkuhan Freeport Bukan Jihad?

Erhaje88




Kata Jihad sering dipahami "Angker" seakan jihad itu identik dengan pemahaman yg serba fisik ( kekerasan ).

Padahal kata " jihad " itu berasal dari kata Jahada yg artinya berupaya, Dengan demikian
"Jihad" artinya adalah keseriusan atau kesungguhan.

Syech Zaenuddin Al-Malibari pengarang kitab Fathul Mu'in membahas pengertian Jihad dg ta'bir atau ungkapan yg memiliki makna yg luas.

" Aljihadu fardlu Kifayatin marrotan fi kulli 'am" ( jihad itu hukumnya fardlu kifayah dalam setiap tahun ). Artinya, kalau sudah ada yg mengerjakan maka gugurlah kewajiban itu bagi yg lain.

Kemudian beliau menambahk bahwa jihad itu ada 4 macam.

1. " Iqoomatu hujajin diniyyatin, naqliyyatan au aqliyyatan li itsbati wujudish shoni' . Yakni menegaskan eksistensi Allah swt di muka bumi, seperti melantunkan Adzan untuk sholat berjamaah, takbir serta berbagai macam dzikir dan wirid.

2. " Iqoomatu syari'atillah, yaitu menegakkan syariat dan nilai-nilai agama seperti sholat, puasa, zakat, haji, nilai-nilai kejujuran, keadilan dan kebenaran.

3. "Al-qitaal fi sabiilillah, berperang dijalan Allah. Artinya, jika ada komunitas yg memusuhi kita maka dengan segala argumentasi yg dibenarkan agama, kita boleh berperang dengan rambu-rambu yg ditetapkan Allah swt.

4. " Daf'u dloror ma'shumin musliman kana au dzimmiyyan", yakni melindungi dan mencukupi kebutuhan / kepentingan orang yg harus ditanggung oleh pemerintah, baik itu Muslim maupun kafir dzimmi ( Nasroni, majusi, yahudi atau agama lain yg bukan musuh ).



Oleh karenanya, dulu ketika tentara sekutu yg dipelopori Inggris datang ke Surabaya pada bulan November 1945, Roisul Akbar Lijam'iyyati Nahdlotil 'Ulama (KH. M. Hasyim Asy'ar ) secara tegas mengeluarkan resolusi jihad. Perang yang dimaksud saat itu bukan semata-mata untuk membela Agama, tetapi juga untuk membela Tanah Air dan Bangsa ( Agama dan Nasionalisme tak bisa dipisahkan ) .


Pandangan NU seperti ini mengacu kepada hasil Muktamar di Banjarmasin pada 1936, bahwa membela Tanah Air dan Bangsa berarti melindungi semua komunitas, baik Muslim, Kristen, Hindu, Budha, Khonghucu dan aliran komununitas adat lainnya dari serangan musuh ( penjajah ).

Walhasil, jihad merupakan upaya pencurahan tenaga secara fisik yg diproyeksikan untuk mengimplementasikan Pesan-pesan Allah swt guna menegaskan tugas manusia sebagai kholifah-Nya.

Berperang dengan angkat senjata hanyalah salah satu model jihad, itupun disertai persyaratan yg harus dipenuhi secara ketat dan syar'i dalam berperang.


*Ponpes Alfadlu Wal Fadhilah Kaliwungu - Kendal

COMMENT

Click to CommentSembunyikan

No comments:

Post a Comment

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Online Shop: BUKAYANGBAIK May 2018