KH Dimyathi Rois: Silahkan Poligami, Tapi Bakar Dulu Pesantrenmu

Erhaje88



Melihat Foto Akad Nikah Gus Sholah Khumaidullah ini dimana disitu kumpul Kyai Sepuh Kaliwungu yaitu: KH Aqib Umar, KH Royani dan nampak Abah Dim waktu masih muda di Kauman.

Terkenang ALmarhum wAlmaghfurlah Simbah KH Imam Romli,
Mu'assis Ponpes An Nur Pandes Cepiring Kendal.

Sosok yang sangat mencintai akan ilmu ini dibuktikan di era akhir tahun 70an dan awal tahun 80an.
Walau beliau sudah menjadi Pengasuh dan ketika belaiu mengaji Shohih Bukhori, Shohih Muslim, Jam'ul jawami' dsb. diikuti santri lintas jawa , namun beliau tetap semangat mengaji.


Saat Abah KH Dimyati Rois ketika itu masih di kauman dan Mengaji Pasaran maka mBah Romli disertai Istri tercinta Ibu Nyai Sa'adah pasti mondok lagi dan ikut mengaji dan biasanya beliau kos di rumah Bpk KH Thoha Al hafid.
Saat beliau sudah sakit-sakitan tetap mengajar IHYA ULUMUDDIN sambil tiduran di atas kasur. Semoga Alloh Ampuni dosanya dan Alloh terima amal Kebaikanya Aamin.

Suatu saat setelah merenung dan bertafakur sekian lama tentang Pondok Pesantren Annur Pandes Cepiring Kendal, tentu juga beliau berfikir tentang penerus sebagai gantinya kelak. Karena beliau tidak berputra, maka beliau mempunyai niatan untuk berpoligami.

kemudian beliau bermusyawaroh dan minta izin Kiyai kiyai sepuh di kabupaten Kendal , Meski termasuk sepuh tapi itulah adat kyai jaman dahulu, mengutamakan musyawaroh kepada kyai lain.
Setelah sowan ke Kaliwungu dari mBah Ru'yat, mBah Musyafa' dll, lalu mendapat restu dan izin dari para kiyai mantaplah hati Mbah Romli untuk menikah lagi demi keturunan yang bisa melanjutkan pesantrennya sebagai penerus.
Tapi Mbah Romli masih belum sreg hatinya sebelum sowan pada Abah Dim meskipun saat itu Abah masih santri Kauman. Maka yang terakhir sowanlah beliau dan minta ijin kepada Abah KH. Dimyati Rois.
Usia terpaut jauh, Abah Dim waktu itu masih muda dan mBah Romli cukup sepuh akan tetapi mBah Romli tetap taat dan minta saran izin kepada Abah Dim.

Setelah bertemu Abah Dim, apa yang didapatkan dari jawaban yang ditunggu tunggu, dan ternyata Abah pun mengizinkan dengan satu syarat:
"mbah Romli Jenengan yen bade wayuh sumonggo, tapi Pondokipun dipun bakar Rumiyin..." kata Mbah Dim saat itu.

artinya Abah Dim mencegah wayuhipun (niat untuk poligami) mBah Imam Romli. Saran tersebut di taati sama mbah Romli. Karena kedekatan mbah Dim terhadap Mbah Romli, abah Dim tahu bahwa sebelum berfikiran meneruskan perjuangan di pesantrennya, Mbah Romli sudah kesemsem sama seorang wanita yang juga sering sowan kepada Abah Dim. Sehingga niat mendapatkan keturunan itu tidak ihlas lillahi ta'ala untuk maqom se mulya Mbah Romli yang lebih mampu untuk lillahi ta'ala, menjaga nafsunya.

Mugi Alloh swt paring kawelasan lan kamulyan dateng Mbah Romli, sehat panjang Umur kagem Abah Dimyati Rois. Amien...

*Diceritakan oleh Admin FP Pecinta KH Dimyati Rois

COMMENT

Click to CommentSembunyikan

No comments:

Post a Comment

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Pesan Tiket Langsung di Tiket.com:

BUKAYANGBAIK May 2018