Kelak (Pada Waktunya) Kaupun Akan Merindukannya Sama Seperti alm. Soeharto

Erhaje88


Oleh: Raden Pendowo Arba'in

Suatu hari nanti (mungkin) akan tiba waktu dimana MEME (Mim) ini akan mewarnai jagat Social Media, (Khususnya warga DKI).
Dan sebagian masyarakat di Nusantara akan merasa Dejavu dengan dramatisnya gebrakkan dan gegernya masa transisi dari otoritas orde baru ke era reformasi (cikal_demokrasi) Indonesia dimasa (alm. Pak Soeharto).



Mari berpikir logis dan jangan mudah terhasut hanya karena iming-imingan "Nasi Bungkus".
Jakarta butuh pemimpin yang "Benar-benar Kerja", tak peduli dia beragama apa.
Indonesia bukanlah negara Islam (tak seperti Saudi Arabia) namun negara dengan Mayoritas muslim yang bahkan menjadi negara dengan Jumlah Penduduk beragama Islam terbanyak di dunia.
Akan tetapi Indonesia bisa terlahir, tumbuh dan tegak hingga sampai sekarang ini sebab dasar kebhinnekaan. Indonesia terdiri dari banyak golongan, ras, agama dan budaya.

Indonesia bukan milik orang Islam, bukan milik China, bukan milik Jawa, namun Indonesia adalah milik kita.
Indonesia akan maju bukan karena aku, kamu namun juga karena dia, Mereka dan kita.

Coblos no. 1/2/3 terserah yang penting nanti lihat hasilnya, lihat kerjanya, sebagai rakyat harus meyakini dan mendukung.

Jangan saling geger, bentrok dan bikin panas suasana yang sudah benar-benar panas (denotasi).
Jangan jadi orang yang Fanatik, Garis Keras dan radikal, yang sedang-sedang saja, yang kalem-kalem saja, toh kalau tokoh idolamu terpilih belum tentu kecipratan Pajeronya, belum tentu anak cucumu disekolahkan hingga S3, yaa kan???
Pada akhirnya, bangkitnya ekonomi karena Kerjamu Sendiri, wakil rakyat hanyalah wakil yang menampung aspirasi namun tak akan sanggup menampung semua tetek mbengek keluhan dan kebutuhanmu apalagi keinginanmu.

"Semua Kembali Pada Diri Sendiri, Sediakan Cermin Yang Besar untuk Introspeksi"
Sekian, terimakasih...

COMMENT

Click to CommentSembunyikan

No comments:

Post a Comment

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Pesan Tiket Langsung di Tiket.com: