Kabar Adanya Nomor IMEI Tertentu Disadap Oleh Intelijen Negara Adalah Hoax

Erhaje88




Beredar postingan di salah satu fanpage Facebook yang menyebutkan bahwa nomor IMEI tertentu menandakan ponsel seseorang diawasi intelijen. Informasi tersebut dipastikan bohong atau istilah sekarang disebut hoax.



Dalam postingannya, si Admin FP tersebut menulis:

"Silahkan di Check Hp anda masing2... tekan *#06#

Apabila keluar no IMEI saja berarti Handphone anda Aman.

Jika Keluar tulisan IMEI -01 IMEI / 01....
Atau IMEI-02 / IMEI/02
Berarti Handphone anda dipantau oleh Intel Kepolisian negara.

Hati2 bila memposting Gambar2 atau Broadcasting ttg Pemimpin atau pemerintah, karena setiap no HP baru dan Lama secara Otomatis di Pantau oleh Intel Kepolisian sekarang.

Bagi teman2 yang merasa ada Tanda IMEI/01 atau IMEI/02 harap berhati-hati dan mulai memilah Postingan anda.?"

Sumber: https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1243786729036078&id=720989934649096

Berikut Ini Adalah Klarifikasinya:

Pratama D. Persadha menegaskan informasi dalam pesan tersebut tidak benar. Dia berpandangan, untuk menyadap sebuah ponsel tak bisa cukup dengan bermodal IMEI saja. Sejauh yang dia ketahui, hingga saat ini tidak ada teknologi penyadapan yang dilakukan hanya dengan menggunakan kode IMEI.
Dia mengatakan informasi penyadapan melalui IMEI sangat lemah, tidak logis dan tak masuk akal. Sebab, tak mungkin penyadapan berbasis IMEI ponsel yang mana pengguna bisa membeli secara acak di toko. Penyadapan yang mungkin pada ponsel yakni melalui kode International Mobile Subscriber Identity (IMSI).

IMSI merupakan gabungan algoritma dari IMEI dan MISIDN atau dikenal nomor handphone dan kode jaringan operator. Kode IMSI merupakan kode unik untuk masing-masing kartu SIM di seluruh dunia.
IMSI umumnya terdiri atas 15 digit atau lebih pendek. Tiga digit pertama terdiri atas kode negara atau kode Mobile Country Code (MCC), diikuti dengan dua atau tiga digit kode operator atau Mobile Network Code (MNC). Selain itu, penyadapan bisa menggunakan taktik IMSI Catcher, yang memungkinkan seseorang bisa menyadap komunikasi handphone, mengirim SMS palsu sampai menduplikasi kartu SIM.

Namun demikian, Pratama menjelaskan, taktik dengan IMSI Cathcer, terbilang susah untuk menyasar target, sebab yang dimonitor adalah IMEI massal.
Sumber: http://m.viva.co.id/berita/read/845172-pakar-sadap-ponsel-via-imei-1-000-persen-hoax

Bagi pengguna media sosial, hendaknya bisa bersikap teliti sebelum memposting atau membagikan kiriman dari oranglain di sosial media.

(Indonesian Hoaxes)

COMMENT

Click to CommentSembunyikan

1 comment:

  1. Mungkin itu sebuah upaya untuk memprovokasi

    ReplyDelete

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Pesan Tiket Langsung di Tiket.com: