Hakekat Penista Agama

Erhaje88


Cukup sakit rasanya hati ini sebagai umat islam dan juga sebagai warga negara Indonesia yang terus disakiti karena ulah para pejabat negara dan politisi busuk.

Belum sembuh rasanya, akibat ulah Wakil ketua DPR RI Fahri Hamzah yang telah menghina Buruh Migran Indonesia (BMI) dengan ucapan "mengemis dan babu". Kini seorang hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar ditangkap tangan oleh komisi pemberantasan korupsi (KPK) karena ksus suap.



Mirisnya PA ditangkap saat berada di kamar Hotel bersama wanita yang bukan muhrim di daerah Taman Sari, Jakarta Barat. Lokasi tersebut sendiri dikenal sebagai zona “merah” atau esek-esek.

Apapun alasannya, PA telah disumpah dibawah Al-Qur'an dan membawa nama MK. Mengapa dia tidak menjaga nama baik keduanya? Sungguh sangat memalukan. Padahal dari gaji saja seorang hakim MK sekitar 72juta lebih/bulan, tapi kenapa masih terima suap?

PA lebih pantas dijuluki sebagai "manusia sampah".

Kelakuannya sungguh sangat mencoreng nama baik MK dan juga Islam sebagai agamanya. Jika sudah paham islam itu benar, kenapa tidak menjaganya dengan berperilaku yang baik dan benar?

Ah... Tapi apapun alasannya, agama tetap tidak dapat disalahkan, karena agama selalu mengajarkan kebaikan dan kebenaran. Hanya saja manusia yang suka menyimpang. Agama tidak pernah salah, tapi akhlaq dan perilaku manusia yang salah.

Siapapun bisa berbuat salah, namun dalam hal ini saya lebih menaruh perhatian terhadap kesalahan saudaraku yang seiman. Bagimu agamamu dan bagiku agamaku. Jadi urus agama masing-masing aja.

Saya rasa PA inilah penista agama dan penghianat bangsa yang nyata. Semoga peristiwa ini dapat jadi perhatian bagi saudaraku semua, khususnya bagi saudaraku yang seiman.
(Facebook/yusufdumdum)

COMMENT

Click to CommentSembunyikan

Online Shop: BUKAYANGBAIK May 2018