Ternyata Seperti Ini Wajah Asli Ratu Kidul, Sang Penguasa Pantai Selatan

Erhaje88

Seperti Apa Wajah Asli Ratu Kidul?
Mitologi Kanjeng Ratu Kidul memang begitu lekat di kalangan masyarakat Jawa. Dalam Babad Nitik misalnya, sosok sang ratu yang merbawani terurai dalam pernyataan berikut,

Gung pra peri perayangan ejim
sumiwi Sang Sinom
Prabu Rara yekti gedhe dhewe.

(segenap makhluk halus jin
bersembah pada Sang Ratu
yang besar tak bertara)


Penguasa Laut Selatan ini, dalam berbagai kisah, tersohor sebagai tokoh spiritual yang turut andil menurunkan raja-raja Mataram. Babad Tanah Jawi mengisahkan pertemuan Panembahan Senopati dengan Kanjeng Ratu Kidul dalam pupuh Kinanthi. Dalam uraian berikut, juga terungkap bagaimana wajah Ratu Kidul yang dapat berubah-ubah.

Alon tindak kalihipun, Senapati lan sang dewi, sedangunya apepanggya, Senapati samar ngeksi, mring suwarna narpaning dyah, wau wanci nini-nini.
(Perlahan jalan keduanya, Senopati dan sang Dewi, selama mereka bertemu, Senopati sebenarnya tidak mengetahui dengan jelas bagaimana rupa sang dewi, seperti terlihat nenek-nenek tadi)

Mangke dyah warnane santun, wangsul wayah sumengkrami, Senapati gawok ing tyas, mring warna kang mindha Ratih, tansah aliringan tingal, Senapati lang sang dewi.
(Kemudian, nantinya, rupa sang Dewi berubah kembali lagi sangat menarik hati, Senopati terpesona hatinya melihat kecantikan Dewi seperti Ratih, mereka saling mencuri pandang selalu, Senopati dan sang Dewi).

Pernyataan dalam Babad Tanah Jawi bagian pertemuan Panembahan Senapati dengan Ratu Kidul itu dipertegas dengan pernyataan Sri Sultan Hamengku Buwono IX. Dalam Tahta untuk Rakyat, saat bertemu dengan sang ratu di Parangkusumo, beliau menulis, "Pada bulan purnama, Eyang Ratu Rara Kidul tampak sangat cantik."
nyi roro kidul
(www.nyairorokidul.com/ilustrasi)

Kekuasaan Ratu Kidul tertulis dalam serat Wedatama yang berbunyi,

Wikan wengkoning samodra,
Kederan wus den ideri,
Kinemat kamot hing driya,
Rinegan segegem dadi,
Dumadya angratoni,
Nenggih Kangjeng Ratu Kidul,
Ndedel nggayuh nggegana,
Umara marak maripih,
Sor prabawa lan wong agung Ngeksiganda
.
(Tahu akan batas samudra
Semua telah dijelajahi
Dipesona nya masuk hati
Digenggam satu menjadi
Jadilah ia merajai
Syahdan Sang Ratu Kidul
Terbang tinggi mengangkasa
Lalu datang bersembah
Kalah perbawa terhadap
Junjungan Mataram.)


Secara mistik kejawen, Panggung Sangga Buwana dipercaya sebagai tempat pertemuan raja-raja Surakarta dengan Kangjeng Ratu Kidul, oleh karena itu letak Panggugu Sangga Buwana tersebut persis segaris lurus dengan jalan keluar kota Solo yang menuju ke Wonogiri. Konon, menurut kepercayaan, hal itu memang disengaja sebab datangnya Ratu Kidul dari arah Selatan.

Selain itu, tempat lain yang diyakini menjadi pintu gerbang sang ratu adalah Pantai Sembukan yang berada di Dusun Sembukan, Paranggupito, kabupaten Wonogiri. Pantai Sembukan dipercaya sebagai pintu ke-13 penguhubung antara alam Ratu Kidul dengan raja-raja kerajaan Surakarta untuk melangsungkan pertemuan.
(Fadhil Nugroho Adi/SMNetwork)

COMMENT

Click to CommentSembunyikan

No comments:

Post a Comment

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE