7 Oct 2017

Berpoligami Mengikuti Sunnah Rasulullah saw? Ini Faktanya

Suatu hari si Abi mengutarakan niatnya menikah lagi, "Umi, bagamaina menurutmu, bila Abi menikah lagi?"
"Emang kenapa, Abi? Apa aku sudah tidak menarik lagi? Apa aku sudah tidak bisa menjadi istri yang baik?" Jawab istrinya.

Si Abi segera menjawab, "Ooo, tidak-tidak sayang. Kau tetap istriku yang paling cantik, dan pandai berbakti pada suami. Abi hanya ingin membantu sesama, ibadah dan melaksanakan sunnah Rasulullah!"
"Hemm... Jadi itu alasannya. Baiklah kalau begitu, aku setuju dan mendukung Abi kalau alasannya untuk membantu sesama, ibadah dan sunnah Rasul. Bahkan saya carikan dua istri sekaligus!" Jawab istrinya serius.

Dengan penuh semangat dan hati berbunga-bunga si Abi memuji, "Ummi memang istri yang shalihah. Kapan Abiakan dikenalkan?"
"Besok pagi, akan Ummi antarkan."

Pagi harinya sang istri menepati janjinya, ia mengantarkan sang suami pergi ke sebuah rumah. Setelah pintu diketuk, keluarlah seorang perempuan. "Abi, kenalkan, ini Mbah Wagini Janda Usia 60 tahun," kata sang istri.

"Lho, koq?!?!" suami kaget.
"Kenapa Abi, kok kaget? Katanya mau menolong sesama, ibadah dan sunnah Rasul. Sudah berapa banyak kitab hadits dan Sirah Nabi yang Abi baca? Masak tidak sampai pada kisah siapa saja yang dinikahi Nabi!?"

"Calon yang kedua Mbah Wagiyem, janda usia 65 tahun. Dari Mbah Wagini kita langsung ke Mbah Wagiyem ya, Abi..." Lanjut istrinya.

Sambil kelimpungan si Abi berkata, "Eee...anu Mi... Kalau gitu, Abi ngamalin sunnah Rasul yang lain aja!"

"Makanya, kalau mau nikah lagi karena nafsumu, jangan bawa-bawa sunnah Rasul segala! Kalau mau tahu, ini nama-nama istri Rasulullah saw yang sudah tua dan janda. Bandingkan dengan sekarang yang berdalih sunnah poligami tapi hanya mau menikahi cewek cantik dan usianya masih muda:

1. Saudah binti Zam’ah, janda 70 tahun saat dinikahi Nabi Saw. yang berusia 52 tahun. Saudah wanita berkulit hitam, janda dari sahabat Nabi yang menjadi perisai Nabi saat perang. Memiliki 12 anak dari pernikahan dengan suami pertama. Alasannya Rasulullah menikahinya untuk menjaga keimanan Saudah dari teror dan gangguan kaum musyrikin.

2. Ummu Salamah Ra., janda 62 tahun dan Rasulullah 56 tahun. Adalah putri bibi Nabi, seorang janda yang pandai berpidato dan mengajar. Alasan dinikahi karena perintah Allah untuk membantu dakwah Rasulullah.

3. Ummu Habibah Ra., janda 47 tahun dan Rasulullah 57 tahun. Mantan istri Ubaidillah bin Jahsyi, cerai karena suaminya pindah agama Nasrani. Alasan dinikahi untuk menjaga Ummu Habibah dari pemurtadan.

4. Juwairiyyah bin Al-Harits Ra., janda 65 tahun dan Nabi 57 tahun. Tawanan perang yang tidak memiliki sanak saudara, dan memiliki 17 anak dari pernikahan pertamanya. Dinikahi Nabi karena petunjuk Allah, memerdekakan budak, pembebasan dari tawanan perang dan menjaga keimanannya.

5. Shafiyah binti Huyai Ra., 2 kali janda, usia 53 tahun dan Rasulullah 58 tahun. Wanita Muslimah dari kalangan Yahudi Bani Nadhir, memiliki 10 anak dari pernikahan sebelumnya. Rasulullah menikahinya demi menjaga keimanan Shafiyyah dari boikot dan teror orang Yahudi.

6. Maimunah Binti Al-Harits Ra., janda 63 tahun dan Rasulullah 58 tahun. Mantan istri Abu Ruham bin Abdul Uzza dari kalangan Yahudi Bani Kinanah. Dinikahi Rasulullah untuk menjaga dan mengembangkan dakwah di kalangan Bani Nadhir.

7. Zainab binti Khuzaimah Ra., janda 50 tahun dan Rasulullah 58 tahun. Seorang janda yang banyak memelihara anak yatim dan orang lemah di rumahnya. Mendapat gelar ibu para masakin. Dinikahi karena petunjuk Allah untuk bersama-sama menyantuni anak yatim dan orang lemah. Wallahu a'lam." 

No comments:

Post a Comment

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE