Penebar Fitnah Terkait Meninggalnya Walikota Pekalongan Diciduk, Sebarkan!

Erhaje88

Pelaku penebar kebencian (fastabiqul khoirot) langsung minta maaf begitu didatangi ji Aap. Dia yang awalnya berlagak hebat di medsos langsung tampilkan wajah memelas. Bahkan dia coba "berlindung" dengan pake kaos lindu aji. Tapi oleh pengurus lindu aji, kaos langsung diminta karena dia bukan anggota. Lucunya pelaku adalah Ketua Karang Taruna Kauman.

Sebelumnya telah jadi viral, fitnah atau berita hoax yang telah tersebar di dunia maya terkait Meninggalnya Walikota Pekalongan yang dihubungkan dengan Masjid Al Arqom sangat disayangkan dan sangat keji. Pasalnya, tidak ada satupun masjid yang disegel Pemkot Pekalongan termasuk Musholla/ Masjid Al Arqom Krapyak Kidul Gg 7.

“Itu nyata nyata fitnah keji terhadap Almarhum HA Alf Arslan Djunaid (Alex). Beliau orang baik dan Sangat tidak mungkin menyegel atau melarang orang untuk ibadah. Karena itu tolong hentikan fitnah terhadap Pak Alex,” ungkap HA Afzan Arslan Djunaid, tokoh masyarakat yang juga adik Walikota.

Hal senada disampaikan Ketua FPI Abu Ayyash, “Tidak ada penyegelan Masjid Al Arqom. Yang ada dihentikannya pembangunan gedung serba guna karena tidak punya IMB,” tegasnya.
 Sementara Kabag Humas Pemkot Pekalongan Arif Karyadi mengatakan bahwa Musholla/Masjid Al Arqom di bawah yayasan Al Aiman. Pihak yayasan mengajukan IMB Gedung Serba Guna bukan Masjid. Karena tidak mampu memenuhi syarat maka pembangunannya dihentikan.

“Jadi sangat tidak benar bila ada penyegelan masjid. Apalagi Musholla/ Masjid Al Arqom sampai sekarang juga tetap dijadikan kegiatan ibadah dan tidak pernah ada larangan,” kata Arif.

Pelaku penebar kebencian dan hoax terkait meninggalnya walikota diciduk, lihat videonya:

Sumber:
Fanpage, facebook/Infokotabatik
http://infosekitarpekalongan.com/hentikan-fitnah-terhadap-almarhum-alex/

COMMENT

Click to CommentSembunyikan

No comments:

Post a Comment

Erhaje88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE